Do You See What I See?

My love, do you see what I see? cloudless night illuminated by the moon that shine on the beggar kid who just want a silver spoon My love, do you see what I see? amidst the edifices of banal desire where money is gain and power is win there is a man who never had …

Continue reading Do You See What I See?

Suspirium

Suspirium of impression Love at the time of occupation Obviously clearly want to go But was surprised to see the argo Suspirium of being curious Think about how to make a chorus But don’t have a piano Can’t play an instrument, oh no Suspirium of an attempt Some chats that were rescript 1 minute compared …

Continue reading Suspirium

Senandung Daun

seperti kupu-kupu lain kau senang terbang ke tempat yang kau ingin membiarkan hijau tubuhmu disaksikan dahan-dahan yang merindukan sentuhan sementara beberapa ilalang kerap membayangkan suatu saat tubuhnya senantiasa kekar lalu merayumu tuk singgah sebentar alkisah, semasa menjadi ulat kau sering mencumbu tubuhku hingga sekarat bahkan, telah kuberikan seluruhnya padamu walau tak pernah kutahu seperti apa …

Continue reading Senandung Daun

Above The Nicobar

Out in the heaven so blue swirls the silvering clouds, with the edges fly, and monsoon dies, men challenged the storm, and with thunder crushed. What violence, said the men, could rattle the canopy and tear the fiery rays asunder? or quisle the dying gold of Her grandiose, or maul the sun till ocean's bleed. …

Continue reading Above The Nicobar

The Bloody Moon

If my heart has to tell something it will tell a tale of the moon rotating subritiously the orbital defect and it will shine, shine bloody like a bitter daydream soon perished into eclipse as I hide, in the far side of the moon Author & artwork: Poetry Prairie

Kepada Laut

:mengenang We Cudai Di dermaga dekat kotaku Kau adalah laut yang paling palung Sejejer karang karam di dasar sukmamu Menyeruak cahaya dalam gulita katakata Segerombol camar kerap ramai mengunjungiku Sekedar berbagi berita tentang dirimu yang tak lagi biru Ombakmu yang berhenti bisu Atau anginmu yang lupa deru Di suatu senja yang asin Cecar tanya berlomba …

Continue reading Kepada Laut

Senja yang Marah

Senja yang marah Merajuk sepi di penghujung hari Mengingat segala liku Membasuh segala luka Mengikat segala lupa  Tetes keringat dari langit menyeruak aroma kepulangan yang dinanti sejak waktu. Jika kembali adalah hatimu maka pergi adalah perih yang mesti diikhlaskan _sebisa mungkin. Senja semakin marah Sebab jemari kata seringkali hunus yang paling tajam Mencabik maruah yang …

Continue reading Senja yang Marah

Membatu Di Depan Kaca

Selepas tidak melakukan apa-apa, lalu apa-apa tidak bisa dilakukan, karena batas mengatur setiap apa: beku yang terjamah mata—pikiran terlanjur menjadi negara, mengapung atas pertanyaan sendiri. Aku tak tahu. Ketika menemuimu, sebuah pistol melekat di pipi, tak terasa ledaknya tapi mulut tak bisa bersuara, itu sekilas cahaya. Denyar membawa jiwa karam ke dasar seperti sebuah pasar. …

Continue reading Membatu Di Depan Kaca

Semesta Sunyi

Tak cukup tangis iba tuk tutup nganga luka Tak butuh cecar kata tuk ungkap duka lara Karena perpisahan selalu tinggalkan cenderamata Kesunyian yang meluapluap Senjamu tlah hadir di tengah derasnya hujan Lalu kau pergi sisakan bayangan punggung yang kian pudar Cukup sampai di sini Aku kan mendiam Dan memeluk sunyi Bukanlah apa dirimu yang bergiat …

Continue reading Semesta Sunyi

Labirin Sukma

Nyanyian langit menderu Bersama derai air mata rindu Perlahan menapaki padang nan gersang Berjalan mengitari ladang nan usang Sungai pun mengalir Bersama semilir nafas berdesir Jamuan hilir menyambut tetes-tetes suci Seiring malam panjang mencari pusara Ilahi Air luapkan sejuta emosi Menyulut ombak kian menari-nari Aku, menghempas segala Doa antara pekatnya temaram Memaksa Sang Maha panahkan …

Continue reading Labirin Sukma