Semesta Sunyi

Tak cukup tangis iba tuk tutup nganga luka Tak butuh cecar kata tuk ungkap duka lara Karena perpisahan selalu tinggalkan cenderamata Kesunyian yang meluapluap Senjamu tlah hadir di tengah derasnya hujan Lalu kau pergi sisakan bayangan punggung yang kian pudar Cukup sampai di sini Aku kan mendiam Dan memeluk sunyi Bukanlah apa dirimu yang bergiat …

Continue reading Semesta Sunyi

Advertisements

Labirin Sukma

Nyanyian langit menderu Bersama derai air mata rindu Perlahan menapaki padang nan gersang Berjalan mengitari ladang nan usang Sungai pun mengalir Bersama semilir nafas berdesir Jamuan hilir menyambut tetes-tetes suci Seiring malam panjang mencari pusara Ilahi Air luapkan sejuta emosi Menyulut ombak kian menari-nari Aku, menghempas segala Doa antara pekatnya temaram Memaksa Sang Maha panahkan …

Continue reading Labirin Sukma

Zikir Kesunyian

aku bersembunyi di balik kabut baris-baris puisi zikirku seribu sunyi mengejarmu dalam gelap ruang semadi di antara erangan dan jeritanku yang terpendam aku hanya ingin memahami isyarat kegelapan yang telah mengiringi langkahku namun mataku selalu perih setiap melafazkan namamu adakah yang salah dari penglihatanku yang nanar dan tumbuh menjadi nyanyian kelakar musim panas membakar kata-kataku …

Continue reading Zikir Kesunyian

Atas Nama Sunyi

Atas nama sunyi Berendam dalam kesendirian Kehilangan kian terasa Memeluk bayangan silam Hanya kosong tak tersentuh Raga itu terpisah jarak Bersandar di pelukan lain Atas nama sunyi Berapa lama seperti ini Memandang setiap kenangan Berpencar senyuman di kepala Mata lahir seolah melihatnya Menyebar di segala sudut Lalu hilang ditelan kesadaran Atas nama sunyi Puisi menjadi …

Continue reading Atas Nama Sunyi

Kasidah Kematian

bersama malam aku terus mengayuh sampan kekekalan melewati pelayaran demi pelayaran melampaui pendakian demi pendakian mengimani sembahyang demi sembahyang kata-kata mengalir dari setiap desah napas tahajudku zikir bibir hanyut dalam rukuk dan sujudku mataku buta oleh tangis seratus tahun darah dan airmata dalam gairah musim keheningan fajar lukisanku menggali cahaya menyulut sumbu waktu warna-warna yang …

Continue reading Kasidah Kematian

Sebuah Pertemuan

  pada garba perempuan yang sama kita pernah menilasi misteri perjalanan paling ilahi tanpa peta tapi tak pernah tersesat ke alamat asing di kota lain kita kembali berjumpa berbagi kisah lembut suaramu mengingatkanku pada kenangan masa kanak-kanak dahulu: damai ini telah lama kurindu sejak di pangkuan ibu ketika lidah keluku tak fasih-fasih mengeja alif lam …

Continue reading Sebuah Pertemuan

Sisa Perjalanan

https://m.youtube.com/watch?v=EjzJBuFk56g Di balik senja, yang merangkak letih pada punggung langit Kau mengulum jingga dalam diam tak disisakan seberkas, sebait, sebaris saja Untuk kukenang, di malam-malam yang mengemis bintang. Sepi dan sunyi, menjelma malaikat yang menduduki pundak Memilihkan pematang, lembah, bukit, dan belukar sebagai jalan mendekati tuju,                sebidang maya, …

Continue reading Sisa Perjalanan

Ombak Pantai Lombang

setetes ombak menyeretku ke tengah samudera menyelami karang-karang jiwa memaknai laut yang membara lantaran bibirnya tempias ke dasar bahaya di tepi bulu alismu, Uliefa aku menaiki perahu waktu gelombang menerpa gerimis menyapa cemara yang mengganti bulu matamu tak henti-henti aku elus menerangi lampu cakrawala dan menemani langit senja ombak pantai lombang kadang kau datang dengan …

Continue reading Ombak Pantai Lombang

Dunia Bawah Laut

Alam samudra… Dirimu membentang bagaikan sebuah lukisan Keindahanmu merayap di pelupuk mata setiap insan Menembus ke dalam relung jiwa yang mendambakan sebuah kebahagiaan Menyimpan seribu misteri kehidupan yang tak dapat dipecahkan Menyelimuti terumbu karang yang memberi tempat segala penghidupan Ikan-ikan kecil menari dan bersukaria menikmati kejernihan alam yang kau berikan Mutiara-mutiara nan indah berkilau dalam …

Continue reading Dunia Bawah Laut

Kalam Yang Karam

Ada masa sulit ketika aku tidak bisa menggubah kata-kata Untuk rindu yang membusur menuju silam Sebebas pemandangan maha luas Bagaimana masa kecil seseorang berenang di tempat ini Lidahku mampu mengecap keagungan yang sama Ketika ombak bernyawa mendekap tawa anak umur belasan Yang bermimpi meniup matahari dari kediamannya Lalu melepasnya pada semesta dataran tandus bertuah Yang …

Continue reading Kalam Yang Karam