Di Bawah Tenda

bukanlah pencinta Bungur bila merebut bunga dari rantingnya menimbulkan suara patah menyerupai kata pamit dari belantara ungu yang kusebut cinta lalu meremah di sela jemari yang tak kunjung menulis puisi betapa merugi perhiasan aneh yang kau sebut hati yang tak pernah jera membangun kesedihan di bawah tenda bumi, tenda bunga yang kita kuliti atas nama …

Continue reading Di Bawah Tenda

Advertisements

Kaca Kita Berkaca-Kaca

-Sebuah Puisi 5 Bagian- (Mendengarkan album ERA by Mike Dawes, dan mengulang-ulang Zerkalo/The Mirror (1975) by Andrei Tarkovsky) Dedicated for : T. I - DEEP PURPLE Roulette dan Peluru Dingin yang tak sengaja, Dan kucium keningmu, Kita akan hempas, sayang .... Seketika ini atau esok setelah sia-sia, atau dihapus suara gitar, Yang meraba-raba raut cinta …

Continue reading Kaca Kita Berkaca-Kaca

Blue

Maybe it is just one of his random notion, Or the result of his complex contemplation, When he blurted out his favourite tone out of summer hue's gradation Blue is the calmest colour, he said, it is the epitome of a tragic illusion. Just look at the sky, he continues without any hesitation, The bluish …

Continue reading Blue

Dia Dalam Waktu, Musim dan Pertigaan Jalan

Dia, seorang perempuan di pertigaan jalan. Di hari pertama kumelihat dia tidak begitu jelas Rabun seperti embun yang menguap di sela-sela pinus di tebing perbukitan Dalam redupnya awan yang siap menghujani tanah-tanah gersang Dia yang sendiri menatap kosong sebuah keramaian, antara menunggu dan ditunggu Dia, seorang perempuan dalam penantian pada pertigaan jalan. Dia, seorang perempuan …

Continue reading Dia Dalam Waktu, Musim dan Pertigaan Jalan

Dalam Gelap dan Terang

Telah kujamah dalam semu tanah garam Pada saat embun masih sendu pada daun Aku rasa tadi malam adalah pekat Yang belenggu mati pada langkah Yang kulihat adalah waktu yang tak berjalan Pun mereka tak merangkak mundur Kelak ku tetap di sini, pada malam pekat Rindu itu takkan mencumbuinya dalam satu nira Sapaku pun tak hinggap …

Continue reading Dalam Gelap dan Terang

Kota

Di seberang kota yang buta itu Kudapati beberapa anak-anak bisu Dari kantong-kantong belanjaan supermarket Membisu sesekali terdiam Terdiam sesekali membisu Di seberang kota yang bisu itu Kudapati beberapa pengamen yang tuli Dari dompet-dompet tuan buncit berdasi Mendengar sesekali tuli Tuli sesekali mendengar Di seberang kota yang tuli itu Kudapati beberapa pengemis buta Dari pinggir-pinggir jalanan …

Continue reading Kota

Kita Tak Mau Berbuat Apa-Apa

saat kita kehabisan kata menyesatkan diri atau bersembunyi kau pilih di antara, di tengah keterlanjuran-keterlanjuran bukan melulu soal rasa atau perkara cinta hatimu perlahan dihinggapi rayap menggerogoti jiwa yang lemah dan lembab juga harimu, menuju penghabisan hingga bosan yang mahadahsyatnya kita tak bisa berbuat apa-apa (yang paling parah) kita tak mau berbuat apa-apa menunggu, hingga …

Continue reading Kita Tak Mau Berbuat Apa-Apa

Ayahku Itu Siapa?

Sampai hari ini aku bingung ayahku itu siapa. Semenjak kecil aku sering ditinggal bersama gadis muda di ruang keluarga. Ibu pernah bilang gadis muda itu pengganti ibu selama ibu pergi bekerja. Lalu ayah penggantinya mana? Ibu bilang ayahmu tidak perlu pengganti, kan ayah masih sibuk dengan tidurnya di kamar ibu. Aku selalu bertanya-tanya tentang ayah …

Continue reading Ayahku Itu Siapa?

Tuhan Keduaku

Hari itu aku sangat heran Darah di sekujur tubuhku berceceran Kulihat dunia baru yang berserakan Tetapi kupandang wajah yang penuh pengorbanan Di saat saraf otakku mulai tersesat tanpa arah melaju melewati batas akal sang pencipta Aku malu untuk maju mengangkat dagu, malu untuk menunggu kepastian yang masih terbelenggu Hampir-hampir aku tak tahu jasad siapa yang …

Continue reading Tuhan Keduaku

Cerita-Cerita yang Tidak Diketahui Selepas Hujan

Prolog: Selepas hujan adalah saat di mana lingkar pelangi menghiasi udara, sebuah keadaan yang tepat untuk aku memulai. Seredup aliran nafas untuk mengambil setiap ruh yang hendak berpergian mencari jalan pulang, demikian pula dia yang meringkuk di jalan Tuhan. Aku mengenal banyak wanita di dunia ini, gincu, rindu, senja dan cinta bahkan aku bisa mengingat …

Continue reading Cerita-Cerita yang Tidak Diketahui Selepas Hujan