Mati seruni,
di bawah ambang air mata
tak pernah menyentuh udara
Dingin hati,
diseduh hujan yang mengisi mata
diam tak jatuh ke tanah
*where poems bloom endlessly
Mati seruni,
di bawah ambang air mata
tak pernah menyentuh udara
Dingin hati,
diseduh hujan yang mengisi mata
diam tak jatuh ke tanah
Untuk kau yang sedang menemukan jalan kembali
ke bagian dirimu yang lama hilang,
semoga perjalanan itu tidak perlu terburu-buru
Apa yang begitu berharga dalam kehidupan?
Mata manusia mendulang cahaya emas
dan kemegahan batu-batu yang terus didaki
Dada terbelah dalam aliran waktu
diserbu ingatan tetes keringat yang berjatuhan
memoles kelahiran menuju jalan kejayaan
menyepuh tubuh dengan lapis kebahagiaan yang fana
Biji-biji pecah di rekah bumiDi tempat paling keras, kita mendamba lahirnya harapan Di ruang-ruang sunyi, atau tanah-tanah konflikTempat manusia mati … More
Tanggal Pelaksanaan:23 – 30 Agustus 2026Lokasi:Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta Penyelenggara & Pendukung: * Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Pemerintah Kota … More
Alam tak lagi marahIa hanya sedang diam Laut menyimpan asin air matanyadi balik senyum wisata Langit menurunkan panas sebagai tanda … More
Aku tak tahu apa yang harus kusematkan
pada luka yang membiru tertutup jelaga
seakan hatiku bunga yang gugur sebelum mekar
tak kenal musim yang datang menjelang
Sungai tak pernah berdebat
dengan lekuk tepinya
Ia berbelok,
dan entah bagaimana tetap sampai
Di padang aksara yang tak bertepi
Kita menanam rima, memetik mimpi
Bukan sekadar tinta di kertas tua
Terbuat dari apakah ramuan yang bernama malam? Cukupkah ditambahkan ke dalam adonan :
– Ribuan biji bintang
– Sepotong bulan
Some words refuse to vanishThey stay, not in memory— but in the ache beneath forgettingI buried your shadow in a place without … More
My body—
a blueprint drawn in disappearing ink.
Rooms I never entered.
I miss you like the sea misses
the sky
Rolling waves, keep coming, and going,
Dalam rangka HUT ke-498 Kabupaten Indramayu Tema: Merawat Kebudayaan IndramayuPeriode: 15 September – 7 Oktober 2025 Terbuka untuk umum!Ayo, tuangkan … More
🇮🇩 LOMBA BACA PUISI KEMERDEKAAN JATIMTIMES 2025✨ “Suaraku, Gayaku, Indonesiaku!”📢 Udah saatnya kamu tampil dan tunjukkan semangat kemerdekaan dengan gaya … More
Punya puisi tentang alam, desa, atau rasa yang tumbuh di tanah sendiri?Yuk ikut Lomba Menulis Puisi Nasional dari Yayasan Duta … More
LOMBA MENULIS PUISI TANPA AI Tema : Kreativitasku untuk Masa Depan Indonesia Waktu : Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 15.00-18.00 … More
Pulau-pulau kecil di Maluku bukan sekadar titik-titik geografis yang terpisah. Mereka terhubung membentuk satu ruang hidup, bukan ruang kosong atau … More
Can poets only be emotional?Can comics only be funny?Or maybe….just maybe… we’re all a little bit of both.So to you … More
Through Pusparagam, Cikini 82 returns as a creative space for the community to express and grow. Now, Pusparagam is having … More