Love Drift

Love Shines

carve your eyes with love
that ignites your soul, wrapped to your bones
all your eyes see are not always something to be
but all your heart sees are meant to be something
trust the hands in your heart
that carved the love in your sight
let all shine your natural light

©PoetryPrairie – 2016

Madah Perkawinan

image

I
menjelang matamu terpejam,
kau tutup langit-langit pelataran kembara
dengan wajah alam kesemestaanmu.
tepat saat musim bersujud
merubuhkan tiang lampu kota
juga rumah-rumah kaca!

II
di muka dunia menyempit ini,
mataku mendidih oleh rona apimu
yang menjilat-jilat dari pusara cinta
tempat persemayaman abadi ratu Sheba

hidupku mengangkang oleh kemelut cita-cita
mata batin jauh memandang ke perbatasan
membaca tanda pada cuaca, pada angin,
pada gemuruh dada sendiri yang gempa

betapa ajaib gairah pemangku jagatku ini!
biar aku hanya makhluk tanpa mu’jizat:
Mazmur kebijaksanaan Sulaiman Sang Nabi,
membimbingku keluar dari labirin tipu muslihat.

Continue reading

Puisi Yang Jatuh Cinta

image

*
ada hari sayang.
sebab ketika waktu tak bisa membuatku
memelukmu, ada hari esok
yang akan kutawarkan padamu.

*
aku mencintai pagi.
yang dingin, keringat di dahi yang
ditempel oleh mimpi, wajah berminyak.
dengan kopi di beranda dan sapaan
selamat pagi.
dan saat ladang debat belum buka.

Continue reading

Pentas Kita

Hari ini, aku mencari wangimu di antara sekian aroma yang dikirim angin.
Ingin kuberitahu kau, tentang
puisi yang tumbuh dari pertemuan-pertemuan tak sengaja,
pandangan yang gagap, dan senyum yang kusembunyikan.
Telah kusiram ia dengan rindu yang jatuh di ujung senja,
juga dengan rinai pinta pada Tuhan.

Continue reading

00:00 Definisi Cinta

kutelah ragu, kadang 
jarum yang menikam di bilik jantung 
padahal namanya adalah rindu 
telah lama bisu di situ, setiap detaknya 
harmoni dan empedu 
tak tahu, 
dasar tebing mana, atau sekecil kuantum apa 
hanya terjadi begitu saja 

Continue reading

Jalan Hidup Kita Satu

Seusai kutatapi kedua bola matamu,
aku ingin kita bersalaman dari mata lurus ke hati
hingga erat menanami kita sebutir benih keyakinan yang batu.

Seumpama-pun kau merawat musim lain,
selain hujan dan tanah subur di ladang permulaan ini,
aku akan tetap meniti tumbuh
hingga cemas yang lumpur berangsur-angsur lebur.

Continue reading

Janji Gerimis

Ada gerimis yang kau tinggalkan
sebelum aku pergi. Masih kusimpan
hingga kini. Jika rindu mulai menggerayang
aku segera mengundang mendung.
Lalu kau datang membawa pelangi.

Jarak telah memagar gerak. Hanya angin
yang masih setia mengantar lirik sajak
untukmu, sebelum malam kelar.
Continue reading