Di kotaku pintu-pintu setengah terbuka adat peluh yang berpesta di pelupuk mata belum juga punah di bahu kurus trotoar debu … More
Category: Puisi
Kaca Kita Berkaca-Kaca
-Sebuah Puisi 5 Bagian- (Mendengarkan album ERA by Mike Dawes, dan mengulang-ulang Zerkalo/The Mirror (1975) by Andrei Tarkovsky) Dedicated for … More
Dia Dalam Waktu, Musim dan Pertigaan Jalan
Dia, seorang perempuan di pertigaan jalan. Di hari pertama kumelihat dia tidak begitu jelas Rabun seperti embun yang menguap di … More
Dalam Gelap dan Terang
Telah kujamah dalam semu tanah garam Pada saat embun masih sendu pada daun Aku rasa tadi malam adalah pekat Yang … More
Tamu Besar
Tamu besar berbadan besar Datang membawa masalah besar Romannya terang-terangan berbinar Melihat semua orang menjadi cahar Kala itu,jika kau melihat … More
Kota
Di seberang kota yang buta itu Kudapati beberapa anak-anak bisu Dari kantong-kantong belanjaan supermarket Membisu sesekali terdiam Terdiam sesekali membisu … More
Kita Tak Mau Berbuat Apa-Apa
saat kita kehabisan kata menyesatkan diri atau bersembunyi kau pilih di antara, di tengah keterlanjuran-keterlanjuran bukan melulu soal rasa atau … More
Ayahku Itu Siapa?
Sampai hari ini aku bingung ayahku itu siapa. Semenjak kecil aku sering ditinggal bersama gadis muda di ruang keluarga. Ibu … More
Tuhan Keduaku
Hari itu aku sangat heran Darah di sekujur tubuhku berceceran Kulihat dunia baru yang berserakan Tetapi kupandang wajah yang penuh … More
Cerita-Cerita yang Tidak Diketahui Selepas Hujan
Prolog: Selepas hujan adalah saat di mana lingkar pelangi menghiasi udara, sebuah keadaan yang tepat untuk aku memulai. Seredup aliran … More
Tandan Duka Bersenandung Angin
Entah di laut mana sekeping jiwaku jatuh, Terhempaskah dia di antara dera karang Rimbunan bakau di ujung senja, yang mencakar … More
Urat Hikayat
Bumi yang dulu urat hikayat Bumi yang dulu kisah sejarah, kini mengambang Satu persatu kisahnya ditenggelamkan oleh zaman Saat langit … More
Menanam Rantau Cuaca
I awan-awan kelabu bergelantung di langit Januari kali ini merintikkan rinai-rinai kenangan pada jejak kota kelahiran hujan-hujan kerinduan membasahi tubuh … More
Kepada Laut
:mengenang We Cudai Di dermaga dekat kotaku Kau adalah laut yang paling palung Sejejer karang karam di dasar sukmamu Menyeruak … More
Senja yang Marah
Senja yang marah Merajuk sepi di penghujung hari Mengingat segala liku Membasuh segala luka Mengikat segala lupa Tetes keringat dari … More
Membatu Di Depan Kaca
Selepas tidak melakukan apa-apa, lalu apa-apa tidak bisa dilakukan, karena batas mengatur setiap apa: beku yang terjamah mata—pikiran terlanjur menjadi … More
///Curatele///
Temaram itu tiba dikawal pekatnya langit Sinar semakin sirna nan kian memudar Waktu pun berdetik semakin terburu-buru Bersiap di balik … More
Kesekian Kaliku
Ribuan bahkan milyaran Kecil, bahkan tersering besar sekalipun Napsu yang menguasai raga hina ini Hanya titik hitam, kala itu Terbalut … More
Mengukir Tembok Beton
Berpaling dari angan Dengan darah hati menanti Menuruti paksaan karena tersakiti Layaknya bulan menandingi matahari Kelopak mawarpun berguguran Karena awan … More
Gelabah Malam
Bumi yang merupa kehidupan profan Seharusnya tidak menjadikan malam pongah dengan menindih siang Begitu juga dengan dua manusia telanjang yang … More