Tandan Duka Bersenandung Angin


Entah di laut mana sekeping jiwaku jatuh,
Terhempaskah dia di antara dera karang
Rimbunan bakau di ujung senja,
yang mencakar tebing lara….

**
Diakah yang berkelakar kabut,
Menjamah haluan hingga gelora laut
Menghujat kemudi, atau..
Berjelaga sudut mata gadis melayu,
Tepi dermaga…

**
Ada butir luruh di jiwaku rapuh..
Mengapung terayun nyanyian badai,
Terkikis tak habis menipis tak manis,
Jika kepahitan bersanding hening,
Menjelma di makam-makam duka

**
.:ada apa dengan jiwaku.
Tandan duka bersenandung angin

Penulis: Rizal De Loesie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s