Menyambut badai yang lebih besar. Hari-hari penuh ketidakpastian berkali lipat banyaknya. Jatahmu kepadaku, jatahku di bahumu jua. Petualangan ini, Sayang, … More
Category: Puisi
Precarious Mind
We will lay our bodies next to the truth we cannot hearOr are we the ones who don’t want to … More
Ulang Tahun
Kita semua, kupikir, saling melihat kehidupan untuk saling menyaksikan kematian. Dalam setiap ulang tahun, kematian menyampaikan salam. Tak ada yang … More
Azure Ocean
The moment you touched my handOur lives changed into grey lightsIn the depth of azure oceanA silky line between thick … More
Moon Phase
I hide it under my skin, always hide itAnd like a moon phaseThere will be time it came out slowlyThis … More
Antediluvian Hurricane
Here comes another rainpouring down, on the surfaceof cold tarnished skinwith the ring of prose that rigorously dissheveled the vacillate … More
Scorch
As soon the sun erodes the moonI begin to recall the memoriesOf your smile, and our smilesOf my tears, and … More
The Wildflower’s Sorrow
Among all of the remaining messNothing can beat the sorrow of wildflowerBlooming endlessly by the roadside without designThe beauty they … More
Forest
From the forest we hear some noisesThe sound of migrating birds, the rotten leaves, decaying lichens,and all the voices of … More
Reciting A Mantra
I recite a mantra a psychologist wrote me one day“Aku mengasihi perasaan sendiri secara alami” I wonder how accepting damage … More
Chopin
– Ballade No.1, Op.23 In G Minor Kita berkelana dengan lembutAngin tipis menari-nari, usir saya bising dan raung itu kekasihTuts … More
Kota Mata-Mantra
dua ribu riga ratus dua belas rupa terumbu,dari yang bernama hingga jenis baru,membiakkan jutaan biota yangtak pernah mengufukdi selat matamu. … More
Romansa dan Realita
Aku yakin, aku tengah tiba pada sebuah relasi, relasi dengan seorang wanita. Dia mengajarkan bahwa menjalin impian tidak semudah dan … More
Sementara Dermaga Sama Beratnya
gemuruh menggulung entah sampai kapantak ada yang tahutak sesiapa tak gemetarwabah usai sudah yang menderu kuyup sekujur tubuhtak mengenal lelahtiada … More
Inikah Bumi yang Kaupilih Untuk Singgah
Maret beringsut tua saat kaki-kaki hujan masih sesekali melangkahpada bentangan bumimu dan bumiku, bumi kita, yang serta-merta senyapAngin semua musim … More
Perkara di Tengah Pagebluk
#1Hampir beberapa pekan kepala berputar sendiri. Menimang kecemasan perihal jalan raya yang mulai sengsara. Disepikan dari perangkat rencana dan tujuan. … More
Angin yang Merahimkan Syair
Aku hafal benar dengan angin, Aromanya, warna dan tabiatnya Bersebab dianya senantiasa ada Walau dalam ketiadaan Kedangkalan pikiran. Rasa Dan … More
Karena Waktu, Aku Bisa Mengingat
Karena waktu, aku bisa mengingat: Semula hanya ingatan yang sering bermain-main sendiri di kepala. Menanyakan kekasih juga pisau untuk membuat … More
Corona
Di masa seperti ini, dalam bayang kegelapan pandemi sekali lagi kita harus mengingat percakapan batin kita dengan dunia karena kita … More
Jarak Pandang Kita
Tidak pernah ada kabutSebab udara tak juga mengenal gigilMeski matahari tampak seolah berselimut Aku tak bisa memandangmuwalau kurasa jarakmu hanya … More
