Penyair Sejati

Apa yang begitu berharga dalam kehidupan?
Mata manusia mendulang cahaya emas
dan kemegahan batu-batu yang terus didaki
Dada terbelah dalam aliran waktu
diserbu ingatan tetes keringat yang berjatuhan
memoles kelahiran menuju jalan kejayaan
menyepuh tubuh dengan lapis kebahagiaan yang fana

Aku Akan Pulang, Tuhan

Senja menyapaku dengan tatapan nanar, layaknya menunggu untuk segera pulang. Sejauh ini, Aku telah menjalani langkah yang terseok-seok sampai hari … More

Terlambat

Sepasang tangan penuh luka sayatan Penuh darah bergelimangan Memegang ikatan tali derita Bak sebuah sayap yang enggan lepas dari rantai … More

Kekasih Pendosa

Aku kekasih pendosa Yang penuh pengharapan untuk ampunan Kala memulai penuh sadar namun sulit melupakan Pada nada memecah telinga-telinga Saat … More

Tahirkan Khilafku

Ada mata yang terbuka Ada jiwa yang berdetak Ada asa dalam sukma Ada tawa dalam canda Ada syukurku pada-Nya Kasih-Nya … More

Penjahat

Penjahat bejat mulai sekarat Terjebak harapan dan keraguan Segala rasa membongkah seperti batu Membeku ditusuk lembab Membisu dibekap pengap Jangan … More

Segelas Cahaya Sang Pengampun

jemari senja akan merengkuh berapapun luka agar Sang Penjual Harapan merangkumku dalam celupannya seluas gemerlap gelap yang pasti datang akan … More

Mencoba Mengerti Sebuah Titik

Hitungan kian menguatkan dahaga Gonggongan di telinga mengigit nyawa Ukiran khayalan tidak akan istirahat dikala Sisi putih tercurahkan Cahaya suci … More

Sebuah Pertemuan

  pada garba perempuan yang sama kita pernah menilasi misteri perjalanan paling ilahi tanpa peta tapi tak pernah tersesat ke … More