Tak ada raga yang kekal Kekal dalam jeruji kekhilafan Raga berbalut lumpur tak sesuci tasbih Ngiang lafal ucap membunuh diri…
Penjahat
Penjahat bejat mulai sekarat Terjebak harapan dan keraguan Segala rasa membongkah seperti batu Membeku ditusuk lembab Membisu dibekap pengap Jangan…
Maaf, Terlalu Lama
Hambar di sorot matanya Ribuan bekas sayatan entah di mana Pengembaraan yang tak berujung Kelam yang menghanyutkan Menyeret-nyeret dalam arus…
Ampunanmu Ampunan-Nya
Ayah, Ibu Janganlah kau tanyakan aku tentang apa yang kuberi Dan yakinku, untuk itu kau takkan sampai hati Karena yang…
Segelas Cahaya Sang Pengampun
jemari senja akan merengkuh berapapun luka agar Sang Penjual Harapan merangkumku dalam celupannya seluas gemerlap gelap yang pasti datang akan…
Bentang Maaf
Bersimpuh ia dalam lagu-lagu sendu Mungkin amarahku sudah terlalu begitu Ah, biar saja nanti juga ia terhibur waktu Kukatakan saja…
Bangunlah
Atas nama pemilik kematian dan kehidupan sekaligus Untuk Matahari, yang terus terjaga Yang tak lelah merawat langit dan tanah Yang…
Setetes Cinta Untukku
Benci menodai hati, sehingga lautan api membara seluas hutan Masih memerlukan bukti, bahwa aturan menjadi fondasi dari jembatan Aku memejamkan…
Mencoba Mengerti Sebuah Titik
Hitungan kian menguatkan dahaga Gonggongan di telinga mengigit nyawa Ukiran khayalan tidak akan istirahat dikala Sisi putih tercurahkan Cahaya suci…
Sisa-Sisa
Ke mana perginya ingatan? Jika kautanya begitu, aku pun tidak tahu. Yang aku tahu, ia pernah merumah di dasar palung…
Eloknya Mustika Laut
Desir pasir berderai lembut Diterjang ombak pecah berderai Daun kelapa mendayu-dayu merdu Melambai-lambaikan kepada sang pencipta Alunan-alunan indah dasar laut…
Menuju Taman Maharanum
Tuhan! Engkau Penyantun Aku ini memang fakir. Nyaris terempas ke tubir kafir Bila kuterbiar sesat pikir. Tentu dari kasih-Mu…
Unnamed Hollows
(puisi dua bagian, dedicated for my beloved Mother) ~ I ~ Dahulu … Kita selalu mendamba nampan perak, Gelas anggur,…
Malam Pengampunan
di kaki maghrib sepakat kita terbangkan yasin tiga kali kepakan sebelum memanah hidung purnama dengan tiga semburat doa pertama kita…
Buih-Buih Cinta
Karena buih yang berkumandang Renyah dalam diam hangatnya nafas yang sudah jadi prasasti ribuan tahun lamanya Jauh bahkan ketika aku…
Arus Senantiasa Setia
Arus senantiasa setia Tak pernah berbalik arah melakoni takdirnya Arus senantiasa setia Mengalir dari hulu Hingga ke hilir Membawa bongkahan…
Membaca Laut
Telah kuselami lautan dari kedua bola matamu,bersama perahu doaku yang berlayar menghantarsegala, bersama tenangmu yang menyimpan ribuankenangan, bersama ikan-ikan, menyapa…
Air atau Udara
“Daratan terlalu kejam!”, dia berkata “Udara terlalu menyesakkan!”, dia mengaku Maka berpelukanlah pada kami, yang menyampaikan salam dari deburan ombak…
35 Puisi – Poetry Prairie Lite #6
DAFTAR PUISI PILIHAN Daviatul Umam – Malam Pengampunan Sami’an Adib – Menuju Taman Maharanum Panji Sadewo – Unnamed Hollows Aditya…
Semesta Sunyi
Tak cukup tangis iba tuk tutup nganga luka Tak butuh cecar kata tuk ungkap duka lara Karena perpisahan selalu tinggalkan…