Maaf, Terlalu Lama


Hambar di sorot matanya
Ribuan bekas sayatan entah di mana
Pengembaraan yang tak berujung
Kelam yang menghanyutkan
Menyeret-nyeret dalam arus kehampaan

Sebongkah potret dalam bingkai
Sepasang cincin tak genap sepasang
Seutas lagu lama dalam kenangan
Ribuan tawa yang tak lagi diingat bunyinya
Rentetan cerita yang sedang dalam usahanya menghilang

Kursi taman di samping kolam
Rumput hijau di bawah langit
Harum tulip di rongga hidung
Kibasan angin dingin menembus sweater
Dan memori akan seseorang, yang menguap

Walau hujan menjadi salju
Walau salju menjadi embun
Kata maaf yang berujung dalam penantian panjang
Kata maaf yang berakhir dalam penyesalan
Mengambang di lautan, bagai surat dalam botol

Dan raganya telah di kursi taman yang sama
Menunggu …
Wanita dengan jaket merah berbunga
Yang 30 tahun lalu dikenakan terakhir

Jember, 15 Juli 2017

Penulis: Army Iswandini
Poetry Prairie Literature Journal #6

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s