Puisi Kehidupan / Poetry of Life

  • Senja

    Aku menjadi saksi Tentang seorang ayah yang pulang ke rumah dengan perasaan bangga membawa sebungkus lauk untuk keluarga tercinta. Tentang sepasang kekasih yang sedang kasmaran menikmati indahnya jingga di cakrawala sambil berbicara tentang rencana-rencana membangun sebuah rumah tangga. Tentang anak kecil dengan wajah masam yang tak mau disuruh berhenti bermain bola oleh ibunya karena hari…

  • Pemasak Batu, Aku dan Tempat Makan

    suatu petang menekuri kisah ibu pemasak batu, mencari penghiburan diri dalam malam kian tiris, berharap ringis sang anak tak berubah menjadi tangis yang panjang ia merayu perut kosong menunggu temaram berubah menjadi terang. tapi, malam kembali enggan untuk cepat beranjak, sebab jenak tak mengubah apa yang ditanak di atas tungku perih kian melilit, menghadirkan getar…

  • Dari Gudeg Sampai ke Rendang, Betapa!

    betapa jauh perjalanan sejarah dari gudeg sampai rendang dalam legenda tersurat dari bumi mataram sampai minang betapa jauh jarak rumah gadang sampai ke pendopo joglo*) tetapi betapa dekat dalam kitab kuno kisah juang tuanku imam bonjol dan pangeran diponegoro laukpauk sambal dan serbaneka sayur lambang cinta warisan leluhur betapa panjang petualangan semangkuk bakmi dan pizza…

  • Di Bawah Tenda

    bukanlah pencinta Bungur bila merebut bunga dari rantingnya menimbulkan suara patah menyerupai kata pamit dari belantara ungu yang kusebut cinta lalu meremah di sela jemari yang tak kunjung menulis puisi betapa merugi perhiasan aneh yang kau sebut hati yang tak pernah jera membangun kesedihan di bawah tenda bumi, tenda bunga yang kita kuliti atas nama…

  • Menanam Rantau Cuaca

    I awan-awan kelabu bergelantung di langit Januari kali ini merintikkan rinai-rinai kenangan pada jejak kota kelahiran hujan-hujan kerinduan membasahi tubuh anak perantauan yang ingin kembali dari ranah peraduan mengingat masa silam ketika masih bocah dan ingusan membantu bapak menyemai padi-padi di sawah yang mulai menguning seperti kulit ini sambil berlarian di sepanjang pematang aku berhayal…

  • Aku Akan Pulang, Tuhan

    Senja menyapaku dengan tatapan nanar, layaknya menunggu untuk segera pulang. Sejauh ini, Aku telah menjalani langkah yang terseok-seok sampai hari ini, Aku pernah mencintai dan meletakkan harapan yang tak sejalan dengan kenyataan. Dalam sunyinya malam, semesta selalu saja membuatku lemah tak berdaya. Mengungkap semua rasa, suka duka mencintai dan berharap tanpa balas. Aku menyukai kebersamaan…

  • Terlambat

    Sepasang tangan penuh luka sayatan Penuh darah bergelimangan Memegang ikatan tali derita Bak sebuah sayap yang enggan lepas dari rantai masa lalu Terlalu lama bersarang Terlalu pekat untuk dibasuh Terlalu sesak menyusup ingatan Terlalu banyak melahirkan air mata Matahari berkilauan di sudut senja Meninggalkan semburat jingga menggelegak Diiringi Air laut yang memantulkan pengharapan Akan sebuah…

  • Kekasih Pendosa

    Aku kekasih pendosa Yang penuh pengharapan untuk ampunan Kala memulai penuh sadar namun sulit melupakan Pada nada memecah telinga-telinga Saat bersua tinggalkan jejak luka Ingin kulupakan Ampunkan Aku kekasih pendosa Bermulut dengan maki Berhati penuh dengki Bagaikan milik pendosa Derap-derap langkah yang kutinggalkan menyulut api Menyala-nyala ke relung jiwa wajah para kecewa Kusadari penuh pasti…

  • Tahirkan Khilafku

    Ada mata yang terbuka Ada jiwa yang berdetak Ada asa dalam sukma Ada tawa dalam canda Ada syukurku pada-Nya Kasih-Nya Ibarat air menyejukkan jiwa Selembut sutera Seindah melodi orkestra Dalam setiap hembusan nafas Mengajarkan arti ketulusan Menghargai sebuah kepercayaan Memberi mahkota keindahan Menyentuh nurani setiap insan Ratusan perjalanan telah kutempuh Ribuan hari telah berlalu Jutaan…

  • Penjahat

    Penjahat bejat mulai sekarat Terjebak harapan dan keraguan Segala rasa membongkah seperti batu Membeku ditusuk lembab Membisu dibekap pengap Jangan tanya cinta pada tersangka Karena kenang sudah menjadi genang Setelah bekunya lebur dibakar rindu Di dalam ruang penjara Hatinya menuntut pada semesta Apa yang diinginkan seorang tahanan ? Ampunan, Atau kesempatan ? Yogyakarta, 2 November…

  • Segelas Cahaya Sang Pengampun

    jemari senja akan merengkuh berapapun luka agar Sang Penjual Harapan merangkumku dalam celupannya seluas gemerlap gelap yang pasti datang akan kuikat dengan seutas sunyi, menghamba jendela ruang kesadaran biarlah terbentang biarlah tercekik dingin pengharapan sayuku albatros-albatros melayangi imajinasi begitulah mataku menatap syahdu taman-taman berbunga duri aku akan menyiangi setiap inchinya tanpa ampun! tanpa ampun! atas…

  • Mencoba Mengerti Sebuah Titik

    Hitungan kian menguatkan dahaga Gonggongan di telinga mengigit nyawa Ukiran khayalan tidak akan istirahat dikala Sisi putih tercurahkan Cahaya suci selalu menemani Memastikan tubuh tetap bercanda Sosialisasi kehidupan terhalang kuatnya pikiran burung memudar Tidak mampu terbang apalagi mengepakkan khayalan Imajinasi spontanitas redup, karena sumber harapan terbendung nada minor Relakan saja jika terbagi menjadi butiran cinta…

  • Nyala Obor

    Saat-saat sunyi perjalanan. Kunyalakan obor di tangan. Apinya dari kepundan keramat puncak Kelud di musim pancaroba, yang menembangkan kutukan Lembu Sura. Anak-anak zaman limbung. Bermain dalam gelap perbendaharaan bahasa. Kubawa api penerangan di atas jalan berbatu. Apa kabar hari ini petani tebu, petani yang dulu memasok bahan baku primadona perdagangan kolonial; kini lahan penanaman tebu…

  • Laguna Barat

    Aku tetapkan tasbihku di laguna barat berhadapan bias cakrawala Puisi yang kulukis makin terasa sepi, digulung harapan yang tak puas diharap Perjalanan hidup yang melaksa jiwa tak pernah usai bahkan lebih menjadi-jadi Hingga terngiang, terkapar rautku menatap tubuh yang kian asing disentuh Tubuh yang dulu menemani berjalan hingga ujung lembah lain tertuntaskan Tubuh yang terbalut…

  • Dalam Asing Perjalanan

    malam penaka jaring laba-laba yang dirajut angin gerimis begitu pekat memeram pengap lentera-lentera telah padam kini hanya liku-liku jalan tanpa tanda langkahku kian patah dililit belukar dan ular belum kudengar jua mazmur pantingmu* yang padanya tersirat petuah arah serupa sabda cahaya yang melesat dari doa ibu sedang di ruas rimba malam kian gelita penaka jaring…

  • Sebuah Pertemuan

      pada garba perempuan yang sama kita pernah menilasi misteri perjalanan paling ilahi tanpa peta tapi tak pernah tersesat ke alamat asing di kota lain kita kembali berjumpa berbagi kisah lembut suaramu mengingatkanku pada kenangan masa kanak-kanak dahulu: damai ini telah lama kurindu sejak di pangkuan ibu ketika lidah keluku tak fasih-fasih mengeja alif lam…

  • Rindu

    Teruntuk bisikan angin berhembus merdu. Apa kabarmu? Sudah seabad tak kurasakan dinginnya kehadiranmu Teruntuk angin muson dari timur. Sedang dimana dirimu? Tak kulihat kau menunggu di pertigaan musim Teruntuk gumpalan angin dalam syahdu. Kau tinggalkan kemana jejakmu? Ingin kudaki jejak samar yang kau tinggalkan di pucuk malam

  • Under the Same Sun

    So we live under the same sun where perennial plants grow far from the river’s flow But light or air will not make us the same or make us to hear the same song from the glow of divine sky Cause when the bodies grow soul is another way to go that independently we follow…

  • Mekarnya Hidup Wakilkan Dengan Doa

    Betapa purna laku mesti disemai Dalam perahu kayuh hayat Agar tak surut melayari samudera Tak tenggelam melintas jarak dalam depa tak terukur Adalah harapan! Umpama napas yang pecah menyebari paru-paru Melapangkan rongga-rongga jantung Ke mana arah haluan disandarlabuhkan Adalah semangat! Aroma udara selalu mendenyar nadi Titah perigi tampungkan kecamuk ombang-ambing kalut Di pusaran onak hanyutkan…

  • Anggrek Jelita

    Aku pulang mengemas anggrek dalam kresek Bekas pajangan kantor yang dilukir Kubawa naik ojek menembus kepadatan Jumat Udara berat tercelup merayapi rambut Muntah asap pengap lampu hingar klakson, racun yang meluap Anggrek berayun, mengepak bagai kupu-kupu siap terbang Terprovokasi hasut angin

Musik Poetry Prairie

Dengarkan lagu puisi terbaru “Melipat Waktu

Puisi Lainnya


Poetry Prairie Journal

Temukan puisi-puisi indah lainnya di sini

Kirim Puisi Poetry Prairie

Kirimkan karya puisimu, mari berbagi puisi