-
The Night We Became Ghosts
That night, we didn’t speak of leaving We folded our silences like old letters and placed them between the pillows You touched my face like you were memorizing the absence that would come after And I watched you become less Not vanish— but fade, like a shadow stepping away from its source
-
Jarak Dalam Genggaman
Kau di seberang layar, aku di ujung malam yang sama Antara kita, sinyal yang putus-putus membawa suara seperti surat yang dikirim lewat angin Kita belajar mencintai dengan cara baru, menghitung jam sebagai pengganti pelukan, menyimpan foto sebagai pengganti kehadiran Meski rindu meyimpan luka dalam percakapan sunyi seperti cahaya selepas malam yang tetap datang, memeluk tanah…
-
The Wrecking Distance
I am a teardrop in the ocean a diamond-like salt, dissolved by the movement of waves fierce and strong and I’m flowing under the surface beneath little curls of ocean swirls
-
Ramuan Malam
Terbuat dari apakah ramuan yang bernama malam? Cukupkah ditambahkan ke dalam adonan : – Ribuan biji bintang – Sepotong bulan
-
In Your Arms
In your arms, I am enough, yet more In your arms, I am strong, yet vulnerable
-
Unsent Signal in the Age of Noise
I composed you not as a letter, but as a frequency no one tunes into anymore
-
Architecture of Estrangement
My body— a blueprint drawn in disappearing ink. Rooms I never entered.
-
Munajat Ramadan
Sinar fajar berpendar di angkasadibelah sayap burung-burung yang melesatdi atas dahan-dahan hitam dan sekumpulan doayang usai direkatkan dalam hati Apa arti dunia ini, yang tumbuh dari ketiadaandan kembali pada kematian seperti perjalanan mataharidi atas kepala manusia yang bangun dan berdirimenaklukkan hati sendiri untuk mengagungkan-Nya Bulan merekah selepas matahari pergimenjadi peta kalender lunar yang berputarkembali di…
-
Musim Di Balik Jendela
Mungkin, kau pernah membuka jendeladan menemukan langit berubah warnakarena musim yang berganti telah merambatitanah, rumput dan pepohonan secara halusDan di sana, di tempat yang sama kau melempar pandanganmenanam ingatan yang berbedadan perasaanmu berubah di bawah cahaya Mungkin, aku telah terbiasa membuka jendelamemandang warna langit yang berubah tanpa bisa dicegah seperti daun tua yang berguguran jatuh…
-
Perang Dingin
kita tak pernah jauhtapi hati kita berlayar menjauhmelintas gelombang laut dan angin berpetirke pulau tanpa penghuni tertutup rimbun hutan kelamselalu ketakutan suku Bushman akan mengendap keluardari bola mata masing-masingmengacungkan tombak, taring beracundan kutukan tak terucap rasa ini mengendap lebih dalam dari lava di kawahdada vulkanis kita pulas terlelap kita tahu, kita selalu tahuhati kita telah…
-
Romansa dan Realita
Aku yakin, aku tengah tiba pada sebuah relasi, relasi dengan seorang wanita. Dia mengajarkan bahwa menjalin impian tidak semudah dan seindah melihat rembulan bak di film-film Korea. Ketika menyaksikannya, mungkin aku akan berkata dengan syahdu nan merdu, “Ah, indahnya. Aku tahu kamu pasti menyaksikan indah yang sama. Bulatnya sempurna.” Klasik. Apa yang sering tak kusadari…
-
Pendahuluan
1/ SILIR Tak bisa lagi diajak berkompromi Berat, terasa berat melawannya Hawa dingin menyergap, menyelimuti layaknya kabut di pagi buta Ketukan detik jam terus berputar Berputar, berputar semakin cepat Air mengalir keluar dari mata, mengambang dan jatuh Suara yang terdengar bagai kereta cepat Hanya lewat sepintas tanpa disadari Dengan suara lirih selirih hembusan nafas manusia…
-
Kasidah Air Mata
;Teruntuk Neng Ozara Selamat malam luka, selamat hijrah ke hatiku Apalagi yang semestinya hendak kututupi berkali-kali pada sepi Bilamana sekuntum mawar di tubuhku, perlahan gugur Mengering dedaunannya, sebab penindasan kemarau Tak henti-hentinya kau kirim dari senyummu Bahkan, seratus duri-durinya Pasrah menancap di curam dadaku. Terimakasih luka, perih yang kau wasiatkan padaku Telah sempurna menjadi riuh…
-
Falsafah Tragedi Rindu Kian Memanjang di Kota Dadaku
Nona, mengawali segelintir cemas ranggas paling ganas di dadaku Aku ingin titip perihal pada nyala api yang menari di matamu Bahwa tragedi paling kukuh: Adalah tunggalnya kesaksian rindu. Apalagi yang harus kukatakan pada langit Bilamana kebenaran dari rinduku Tak pernah mengenal proklamasi musim Keadilan kemarau, juga tetas rinai hujan yang bertandang di pekarangan rumahmu. apalagi…
Puisi Lainnya
- Puisi Alam & Lanskap
- Puisi Kehidupan
- Puisi Cinta & Rindu
- Puisi Perpisahan & Kesedihan
- Puisi Manusia & Dunia
- Puisi Perjalanan
- Puisi Harapan
- Puisi Waktu & Kenangan
Musik Poetry Prairie
Dengarkan lagu puisi terbaru “Melipat Waktu“
