-
Di Kotamu
Di kotamu.. Ada senyum membius di ufuk pagi Merona terbakar ramahnya mentari Kepak sayap menggelora di tiap sudut jalan Memandang ke awan dan berseru “Di sinilah kan kugapai langitku!”
-
Kasmaran
: Adisty Handayani Di dekatmu beliung di jantung mengamuk Rindu runtuh iman remuk Darah berdesir-desir keringat saling menyihir Ke hilir jiwaku riak cintamu silir-mengalir
-
Kita dan Antara Kita
Jika cinta adalah rumah singgah, yang menumbuhkan dan meruntuhkan luh, dari cangkang mata. Jika air mata adalah patahan batu mulia, yang membuat leluasa untuk tetap menundukkan kepala. Jika menangis adalah upacara paling magis dalam melunaskan kehidupan “sebuah kesedihan”, dan menunaskan ketabahan. Aku sepakat denganmu, jika tidak ada tempat seindah rumah. Sebab kau tahu, alasan ketika…
-
Pentas Kita
Hari ini, aku mencari wangimu di antara sekian aroma yang dikirim angin. Ingin kuberitahu kau, tentang puisi yang tumbuh dari pertemuan-pertemuan tak sengaja, pandangan yang gagap, dan senyum yang kusembunyikan. Telah kusiram ia dengan rindu yang jatuh di ujung senja, juga dengan rinai pinta pada Tuhan.
-
Rindu Tak Berujung
Desir bayu menyayat hati Menoreh waktu bisikkan rindu Berseloka sama dedaunan kering Menguak rasa terhempas layu Ruang waktu dinding pemisah Pembuncah asa bergelayut sepi Bagai jasad bicara tanpa makna
-
Catatan Pertemuan Luka
Air jatuh menyapa tanah Silap mata Tuhan segala ketidakyakinan menjadi mungkin Seribu satu warna rasakan deras detak jantung Bak air mengalir hingga terhenti pada samudera Satu kata lima huruf satu arti memutar dunia hingga beralih tujuan Cinta… maha daya zat kuasa manusia
-
Puisi Cinta Untuk Ayah
Ayah, aku adalah salah satu dari dua nyawa yang pernah kau titipkan di rahim seorang perempuan Air susunya yang kuminum membawa pesan padamu bila ia boleh kembali, tentu takdir takkan digariskan bersamamu Namun cinta tak mengajak teropong untuk mengintip lebih jauh Sebab, konon kemantapan adalah rahasia paling dekat dan dalam Walau pada akhirnya kau dialamatkan…
-
Rayap dan Karatku
Dari waktu yang memasungku pada aromamu, masih tak dapat aku dobrak, bahkan sepertinya pasungmu tuli terhadap lapuk, terhadap rayap yang kukirim tiap saat. Nafsu memalingkanmu tanpa ingin tahu padaku yang terseok dengan pasung berat sambil mengendus-endus asap di antara angin kencang yang terkadang memberitahuku kemana arahmu beberapa hari yang lalu, dan aku tahan nyeri, aku…
-
00:00 Definisi Cinta
kutelah ragu, kadang jarum yang menikam di bilik jantung padahal namanya adalah rindu telah lama bisu di situ, setiap detaknya harmoni dan empedu tak tahu, dasar tebing mana, atau sekecil kuantum apa hanya terjadi begitu saja
-
Sekembalinya Engkau Dari Utara
Mari kita binasa di utara hutan Sumatra Sebagai perayaan cinta seribu patah hari Sekembalinya engkau bermigrasi melewati Cina Selatan yang sunyi Kecupan di pundak kian meradang dibelai-belai angin laut Dan katamu demikianlah esa buah tangan
-
Ayah Halimah
Ayah, ini Halimah Ini putrimu yang berkalung bunga rumput Dan kau tahbiskan putri mahkotamu Pada sesungging senyum terhangat di belahan tropis Halimah ini tak cantik, ayah Tak secantik lima tahun lalu saat senyumku masih lucu Di bawah sinar matahari di wajahmu Dan duniaku yang sederhana tak pernah berhenti berpelangi
-
Jalan Hidup Kita Satu
Seusai kutatapi kedua bola matamu, aku ingin kita bersalaman dari mata lurus ke hati hingga erat menanami kita sebutir benih keyakinan yang batu. Seumpama-pun kau merawat musim lain, selain hujan dan tanah subur di ladang permulaan ini, aku akan tetap meniti tumbuh hingga cemas yang lumpur berangsur-angsur lebur.
-
Janji Gerimis
Ada gerimis yang kau tinggalkan sebelum aku pergi. Masih kusimpan hingga kini. Jika rindu mulai menggerayang aku segera mengundang mendung. Lalu kau datang membawa pelangi. Jarak telah memagar gerak. Hanya angin yang masih setia mengantar lirik sajak untukmu, sebelum malam kelar.
-
The Nature Song
I lay my head on the fingers of trees To the wind I feel serene To the sun I hold my dreams In a fresh flesh I hear the birds build its nest O’er lush trees, close to the sky Birds are sacredly free With the colour of spring on its wings Befriend the nature,…
-
Nestapa Luka Cinta Anak Penyair
Dunia basah menampung air mata seorang penyair Merembesi langit, menetaskan hujan diatas kepala seorang bayi Yang baru lahir di suatu subuh: ruh yang masih rapuh Masa depannya tercipta atas tetesan cerita menantinya hingga tua Setelah kelahiran di atas reruntuhan bangunan sehabis perang, ia berdoa Benar-benar berdoa pada Tuhannya, “Sirnakanlah segala luka!”
-
Selamat Hari Puisi Nasional
-
Aku Mencintaimu
Aku mencintaimu meski kata-kata belum pintar membuat formasi yang menarik pandang. Tapi segaris rindu di kertas malam akan semakin panjang dan menjadi prasasti yang akan di kunjungi anak cucu. Aku mencintaimu dengan ribuan rintik doa yang tergenang oleh airmata
-
Dialog Hujan Akhir Bulan
Anginkah yang telah menghempas mimpiku terbang melayang di langit perkampungan? Ataukah bocah-bocah desa Dengan sendu-senda yang jenaka Meramal hujan kapan tiba?
-
Fragmen Pertemuan
1/ demikian angin mengurai kenangan membawa hikayat tanah dan semesta pembaringan bagi dedaun yang lelah menjaga namamu dalam pengasingan 2/ adalah kita yang menjahit masa lalu tempat bagi segala kebaikan dan kealpaan mantra bagi kepulangan binara tahun-tahun kesedihan 3/ hari ini setelah doa ditumpahkan engkau menepi bersama perahu yang hilang menemu diri penuh kesadaran bernaung…
-
Omega
Kamu jelas bukan yang perdana. Seseorang pernah jadi alfa bagiku. Menjajaki setiap hal baru berdua, yang mungkin jadi pengalaman kesekian denganmu. Tapi aku telah belajar memaafkan masa lalu yang tak sanggup bertahan. Merelakan apa yang kukenal baik dan memilih berkenalan dengan horizon masa depan. Aku siap memulai.
-
Firdaus
Jalanan ini adalah yang dulu kerap kita lalui: sebagai jalan pergi atau kembali. Pepohonan di tepian, ilalang yang panjang, reranting, dedaunan. Mereka hanya berganti usia. Persis seperti kita, tetapi mereka tak pernah kemana-mana. Sedang kita, memilih pergi.
-
Perpustakaan Kita
Semestinya perempuan sebagai puisi, dan kau adalah penyair Tapi, aku memilih untuk menjadi puisi sekaligus penyair Bukan karena aku tidak butuh kau Sebab aku pahami : Aku tidak butuh namaku abadi di halaman buku
-
Kujaratku di Bantara Dempo
Aroma harummu terbawa angin malam Berhembus menerpa gumpalan awan Yang menyembunyikan bulan di balik dempo itu Dan kau taburkan segelintir cahaya yang menerangi langkahku Agar kelak aku bisa melihat kembali jejak-jejak yang tak bersuara Aku berjalan menafsirkan bayang-bayang Sebagai isyarat bahwa semburat rona akan menjadi cahaya sempurna Seperti tanda-tanda yang kau berikan Aroma yang harum,…
-
If You Asked Me To
I would run and precede the dawn Even when I don’t have your promise to hold on When it is dark you are the pink in my night With you I would dance under the moon even when it isn’t bright I would cut my unmade bridge to heaven Even when you make me leave…
-
Poetry Prairie Literature Journal #3
Poetry Prairie Literature Journal #3 bisa dibaca di sini: “Perayaan Cinta”
Puisi