Puisi

  • Dialek Rindu Biota Laut

    Polip-polip seolah berkedip Mengintip cahaya menembus ruang lautan Menghinggapi terumbu karang Mata biota laut berkerlap kerlip Dari balik anemon yang bergoyang Saling bersenggama memadu cinta Warna warni makhluk berpelita memesona mata Penyu-penyu tanpa malu mencumbu terlampau rindu Dari petualangan mengarungi samudera Menjelajah lautan berarus mesra Tak tampak duka di mata kepiting tanpa capit Koral menjepit…

  • Narasi Dari Laut

    lihatlah…! kehidupan apa yang masih bermuara pada gelombang selain badai yang ribut atau suara payau nelayan sambil melempar sauh ada keanehan di dalam yang biru sebuah ketenangan sejak beribu tahun yang lalu tempat ikan-ikan bermigrasi sejauh mata memandang ikan-ikan berlayar membelah dada samudra kadang terpelanting jatuh lalu lumat di cerca ragibnya badai gelombang di bibir…

  • Happy New Year 2017

    Langit meriah kembang api berpijar dada gemuruh Bumi awal tahun berlapis sinar terang doa dan harapan Malam yang sunyi bernyanyi janji suci resolusi hati -Happy New Year 2017-

  • A Mother’s Vow

    She walked as bright as candle light in a silent cold night She was a delicate one that strongly gave birth to her divine love Her loving tears are the fibrious sea in her heart Washing off the shore with the chants of children’s voice in the wind From the darkness of her womb she…

  • Pulau-Pulau Biru

    ribuan pulau dalam kepung samudera biru pernahkah kau ukur dengan langkah kakimu? mendaki tubuh bumi dan sisa-sisa tanah sejarah dengan jemarimu meraba detak cincin api di bawah mahkota surya khatulistiwa persembahan musim datang di laut, di sungai, di padang rumput dan bukit-bukit di gunung, di lembah, di ngarai dan hutan belantara tumbuh, tumbuhlah kehidupan sanggupkah…

  • Melawan Ingat

    Hentakkan kakimu Hempas dia dalam hatimu Lihatlah ruang dan waktu Masihkah ada kamu Masihkah ada lukisanmu di dia Cobalah menerka Rasakan dengan nuranimu Tatap apa yang ada di pandangannya Jangan luka Jangan pernah luka Kosong yang ada Senyum itu dari pikirannya Senyumnya penuh rencana Tangannya di bawah Tangannya menengadah Layunya rasa dalam hatimu Itu rahasia…

  • Tentang Datang dan Pergi

    Malamku begitu sepi tanpa sekelibat parasmu, canda tawa yang dahulunya tak pernah absen untuk duduk di serambi hatiku kini tinggal debu Wanita itu yang merenggutmu dari pangkuanku, karena kekuranganku yang selalu memantrai setiap sudut matamu Bahkan kepak sayapku tak mampu meyakinkan agar kau tetap tinggal, meski tergelepar perih dan tergeletak kaku Sungguh, aku tak sedang meratapi…

  • Terbakar di Pintu

    Perempuan itu menepi. Terbakar di dekat pintu dan rasa kangen yang ganjen gamang kemana gerangan dialamatkan? Sedangkan hujan kian jauh merantau pada diri lelaki yang membakar tembakau. Hai, hidup memang tak tentu, ketika roda berdentam mengagetkan pecah di sebelah kanan. Munjul-Pandeglag, 29 Oktober 2015 BURNED AT THE DOOR That woman stopped over. Burnt near the…

  • Dalam Diam

    Janganlah dulu kau pamit Janganlah dulu kau beranjak Malam waktu baru menyapa, Silahkan masuk katanya. Sunyi masih muda Alun angin masih menari-nari lincah dan kita berdua terduduk di sini di bangku taman di bawah pohon rindang berterangkan hanya sebatang lilin yang terus leleh dimakan waktu saling bertatap dalam diam diselimuti kabut; kabut bianglala Arak-arakan gerimis…

  • Pada Sunyi Bintang Rinduku Terserak

    Banjarmasin, 7 Agustus 2016 ©Nur Ahmad Fauzi FM

  • Di Bawah Langit Agustus

    Mari bicarakan rindu (lagi) Yang datang secara tiba-tiba pun tanpa aba-aba Bukan salah siapa, hanya saja hadirnya memang nyata Walau tanpa terka Ada, di waktu menikmati pesona malam-Nya Pada rasi bintang yang samar di antara rasa yang menguat  Lalu kubiarkan berhamburan di pelataran takdir, menjelma menjadi sebuah kata berwujud kepastian Maka, tak perlu lagi kutanya…

  • Cahaya Sirius Si Perangkai Canis Mayor

    Berjuta terang menghiasi gelap gulita Tak peduli akan takut pada malam Menghapus kian ribu mimpi buruk Merobek penuh ragu dalam sunyi Mencoba jauh lihat wajah langit Mengagumi kemegahan ciptaan Tuhan Gugusan bintang menyapu sepi Membangun jalinan arti rasi Ditemani jutaan rangkai bintang Mengizinkan anganku melayang Tampak pancaran sinar paling terang Mencoba memanggil suatu tanya Siapa…

  • Quintet untuk Langit Malam

    Langit malam Selalu kaulah sesuatu yang menarik Tertaburi mereka yang selalu apik Di awal senja dengan bintik-bintik Di tengah gelap tampak laiknya manik-manik Langit malam Mereka adalah bagian dari dirimu Tak terhitung jumlah berapa jutaribu Menempelkan diri bersama keelokan paraupanmu Merekalah rasi bintang yang setia nan syahdu Langit malam Berekor binatang, gegunung, dan, secuil hamba…

  • Summer Triangle

    Altair, node of constellation has measured your wings incandescent eyes are floating in the sea of breeze recreate the brightest eyes inside the constellation’s lines a conference of billions of years three triangular eyes anneal the wings as sturdy as eagle piercing the north sky infest the summer skies thousands of love were written naturally…

  • Spear

    A poem by Elizabeth Acevedo I want to share this poem, a piece that gives me the chill, the rage and tears.  I against every violence and sexual abuse. I hope that every people out there really understand that a woman is not a body. Women have the right to live safely, to bloom their…

  • Elysium

    dermaga kita semakin enggan menjelma penambat kapal itu. kapal itu adalah pelayaran kita yang kelak tersesat di antara uap laut, burung-burung camar, dan puisi-puisi cinta yang membajak lautan. -jendela lingkaran: untukmu- kita memandang dermaga itu melalui sebuah jendela yang tak bersudut: tetas telur yang menyeruakkan harapan-harapan. apa kau percaya pada hutan yang membikin cinta tersesat?…

  • Madah Perkawinan

    I menjelang matamu terpejam, kau tutup langit-langit pelataran kembara dengan wajah alam kesemestaanmu. tepat saat musim bersujud merubuhkan tiang lampu kota juga rumah-rumah kaca! II di muka dunia menyempit ini, mataku mendidih oleh rona apimu yang menjilat-jilat dari pusara cinta tempat persemayaman abadi ratu Sheba hidupku mengangkang oleh kemelut cita-cita mata batin jauh memandang ke…

  • Puisi Yang Jatuh Cinta

    * ada hari sayang. sebab ketika waktu tak bisa membuatku memelukmu, ada hari esok yang akan kutawarkan padamu. * aku mencintai pagi. yang dingin, keringat di dahi yang ditempel oleh mimpi, wajah berminyak. dengan kopi di beranda dan sapaan selamat pagi. dan saat ladang debat belum buka.

  • Hidupkan Cinta

    Hidupkah aku?  Saat langit menjemput cinta  Dialah segalanya  Rumah-rumah yang tak berpenghuni  Berdiri sendiri Darah yang mengalir secara berkala  Tanpa ampun waktu mencela jiwa  Payah kumenahan  Waktu yang pulang berpenumpang rindu

  • Winter-like Days

    I’ve slept during winter-like days cold silverish wind shredded my eyes and I saw everything white, cold and silent bursting through my tears, icing on the chin it was soundless, those wounds that I’ve tried to condemn, each piece of them on my forlorn rage I kept the silence to my sleep I believe to…

  • Endorfin

    Aroma tubuhmu telah lama aku simpan dalam bisik nadi Perahlah, ia begitu suci selayak air yang mengalir dalam pelukku. Sesekali aku pernah bermimpi menjadi keringat dalam perjalananmu Menjadi derak nafas yang pasang surut Seketika engkau mempercepat langkahmu sepanjang kemarau, sepanjang ephemrida yang engkau tulis kembali.

  • Lentera Bahagia

    Lenteraku, Kau cairkan pilu Kau tenangkan resah Kau bungkam riuh dunia Lenteraku, Kau takkan bercahaya Menerangi indah denganku Dengan bayang lukanya yang mengiring

  • Sajak Seuntai Mawar

    Dik, di antara selipan kondemu telah kubenam rasaku Pada tiap kibasan helai rambutmu, Yang kau gelung serupa roda-roda kehidupan Sungguh dalam tiap lipatan kembenmu ada alegori-alegori Asmara sejarah peradaban manusia Yang rela berurai tanah di atas bumi demi sekedar menyebut namamu Yang melepas hunus ujung panah, tombak dengan mata merah bertumpah darah; satria-satria itu Cuma…

  • Jalan Sunyimu

    pagi adalah kepolosan yang menyeka air mata senja adalah kepulangan jiwa pada diam diam… yang menggetarkan jagad dalam petang kau dudukkan rasa

  • Senandung Cinta

    Aku adalah lentik bulu mata yang terjatuh di kelopakmu Aku adalah bulir air yang sedang terjatuh di pelipismu Aku adalah huruf yang bisa kau eja di dalam segala yang bisa kau beri nama cinta Aku adalah jarak yang tak terjamah di dalam kilometer yang bisa kau beri nama cinta