Koleksi Puisi

Kategori Puisi

  • Di Sebuah Ranjang

    Dia janjikan sebuah air terjun Deras di sebuah ranjang Beserta sungai elok Berkelok Yang membuat kau pada akhirnya Penasaran bagaimana likunya Lantas, dia berbisik “Sungai itu, terletak di pedalaman hutan,”…

  • Blokade Utan

    Panggung teater baru saja ditutup baru ribuan bulan yang lalu penampilannya menarik ambon-ambon gemulai menari dengan ribuan pokok hijau yang memainkan kecapi hening seluruh dengan selimut embun dan kabut membubung…

  • Meraba Jejak-Jejak Hutan

    |1| adakah sisa setapak dalam ragamu? aliran desah lembut akar-akar mendeburkan ombak di bawahmu pertanda kehidupan kami yang tumbuh dan gugur laksana dedaunan yang kelak menambal retak tanah. adakah pohon-pohon…

  • Pohon Rindu

    pohon rindu itu tumbuh subur meski hujan yang kau janjikan tak pernah mengguyur musim kemarau hanyalah ancaman yang tak bisa merobohkan pohon rindu yang menjulang kini, telah kusiapkan sebuah keranjang…

  • Menara Oksigen

    Selagi masih ada nyanyian Sembari menularkan sejuk Kau misterius yang selalu menjawab semua nafas pekat Kegembiraan yang tidak tersentuh belulang catatan Tetaplah terjaga! Sebab kantuk hanya milik mereka yang kekenyangan…

  • Poetry Prairie Lite #2

    Dear Poetry Lovers, Mohon maaf sekali atas keterlambatan publikasi Journal online kedua Poetry Prairie karena adanya kendala teknis. Akhirnya kami dapat membuka Journal ini kepada publik. Dengan mengangkat tema Kisah…

  • Under the Same Sun

    So we live under the same sun where perennial plants grow far from the river’s flow But light or air will not make us the same or make us to…

  • Senyap Kepakku

    Sepasang kaki terpincang-pincang mengejar takdir naas Berteriak seperti kerasukan kepada waktu yang tak sabar menunggu Melupakan kesadaran yang terkelupas di jalan Meluapkan murka atas air mata yang harus tumpah ditindas…

  • Mekarnya Kehidupan

    Menghirup bau biru Mengalirkan ke dalam jiwa Merengkuh menguasai pikiran Damai memeluk hati Ketika rasakan lagi Semilir alam membelai Sejuknya hapuskan beban Beratnya terkubur Nyanyian nina bobo kekalutan Seluruh semesta…

  • Mekarnya Kehidupan

    Padahal, pagi masih basah pada kuncup-kuncup angin demikian pula dingin, semarak di hutan cengkeh teduh di puncak Gunung Gamalama pada daun yang bergurau embun pikiranku mendaki sepagi ini pada batas…

  • Tanda

    Kubaca tanda yang dikiamatkan waktu Dalam labirin sunyi berdetak ia seperti nadi Rekah menjadi serakan dengus napas Berkelindan debu yang menjadi lumpur :sisa genangan hujan yang turun, kemarin Adalah sapa…

  • Pergantian

    keluar dari lubang penuh ketakutan jeritan menemani kala kita diberikan kekerasan pelajaran awal: hidup tidak sehalus yang kita pikirkan pelukan datang kasih sayang menyusul canda tawa berhias ditengah ruangan yang…

  • Lambung Sunyi

    –elegi kloset dan aborsi Lenganku pucuk rebung dari rumpun bambu nenek moyang. Jemariku mekar mengelopak bunga dipoles sepasang mata buta dan desir darah ibu. Wajahku. O, wajahku lipatan muara terpasang…

  • Bunga di Setiap Hati Manusia

    Tak ada yang berbeda ketika kehidupan berjalan Terkejar waktu dan melakukan banyak hal yang kita mau Mengakhiri malam dengan letih yang tidak sepadan Dan melalui malam dengan tidur terlelap oleh…

  • Pelan-Pelan Rindu Tumbuh Sebagai Kunang-Kunang

    Pelan pelan aku tumbuh sebagai kunang-kunang Isyarat musim tak mudah disangkal, Bi sebab hujan begitu sibuk bertiup di telingamu Menjatuhkan bertubi-tubi bisikan iblis juga syaiton nirojiim Dingin, Bi Biarkan dedaunan…

  • Destinasi Hidup

    Hawa di lereng gamping mencurah hening Sepoi yang hampa Menyejuk atma yang mengalir di kelok kodrat Menepi di tepi resah, serah, kalah Taburilah bangkai itu dengan dedoa Di antara hidup…

  • Cycle

    We came in this world, alone Looking with own eyes Hearing with both ears Speaking through one’s lips We learn about world, together Cared by parents Laughing with brothers Sharing…

  • Menimang Matahari Rembulan

    Hari-hari yang menimang matahari rembulan telah lahir Dari rahim subuh yang membumbung di ufuk timur Menoreh celarat merah kekuningan Melukis batas cakrawala Hari-hari yang memeluk matahari rembulan mekar di antara…

  • Menerka Pintu-Pintu

    Di pelupuk waktu yang hening dan jejak mata yang asing kutulis puisi maha yang tak tertera kata sebab engkaulah puisi yang mengisi ruang hujan, angin dan pori-pori dedaun jejak keterasingan…

  • Madura yang Melaut

    Tanah ini bernama ranah garam Asin di lidahnya, putih di rambutnya Isi lambung adalah nelayan yang haus ikan-ikan Kulitnya pasir-pasir kasar dengan terumbu karang Debur di tubuhnya ialah keringat yang…