-
Only If Your Eyes
Only if your eyes can see You’ll find the beauty of god in all beings Only if your eyes can touch You’ll find smoothness in your life, even for the roughest part Only if your eyes can hear You’ll be startled by the words of god in all creatures For as long as your eyes…
-
Masem Pedes
ikanikan berenang dengan rela menuju pengilar milik lelaki tua yang baru saja melepas keringat usai mantang di pohonpohon kehidupan ikanikan itu kelak menjadi gempita saat tubuh mereka disiangi tangan renta, mafhum bahwa demikian bukti persahabatannya dengan sungai yang bertambah ringkih dilibas toltol luar kota sepanjang jalan, lelaki tua terus saja meramal nasib ikanikan pada takdir…
-
Origami Malam
/1/ Aku menulis fragmenmu: mengultuskan hujan penghabisan. Senja menenun angin di penghabisan musim sunyi: kediamanku yang disesaki selusin senyap manakala malam datang mengiring pemayaan atasmu yang kemudian aku punah olehnya. /2/ Aku ingin melampirkan kepadamu sepucuk malam gigil: sepilihan riak ombak yang pernah bertahta atas penghabisan jejak kakimu di atas pasir yang bersepuh purnama ayu.…
-
Di Bawah Tenda
bukanlah pencinta Bungur bila merebut bunga dari rantingnya menimbulkan suara patah menyerupai kata pamit dari belantara ungu yang kusebut cinta lalu meremah di sela jemari yang tak kunjung menulis puisi betapa merugi perhiasan aneh yang kau sebut hati yang tak pernah jera membangun kesedihan di bawah tenda bumi, tenda bunga yang kita kuliti atas nama…
-
Bulan Nampak Lebih Kecil di Kotaku
Di kotaku pintu-pintu setengah terbuka adat peluh yang berpesta di pelupuk mata belum juga punah di bahu kurus trotoar debu lebih deras dari keringat pejalan kaki hujan terbata-bata puisi-puisi yang lahir bersama embun harakiri di penghujung hari di pusat kota terlihat puluhan bencana tetapi bila mata dipicingkan jumlahnya berjuta-juta seperti kuman di sela kuku jemari…
-
Kaca Kita Berkaca-Kaca
-Sebuah Puisi 5 Bagian- (Mendengarkan album ERA by Mike Dawes, dan mengulang-ulang Zerkalo/The Mirror (1975) by Andrei Tarkovsky) Dedicated for : T. I – DEEP PURPLE Roulette dan Peluru Dingin yang tak sengaja, Dan kucium keningmu, Kita akan hempas, sayang …. Seketika ini atau esok setelah sia-sia, atau dihapus suara gitar, Yang meraba-raba raut cinta…
-
Dalam Gelap dan Terang
Telah kujamah dalam semu tanah garam Pada saat embun masih sendu pada daun Aku rasa tadi malam adalah pekat Yang belenggu mati pada langkah Yang kulihat adalah waktu yang tak berjalan Pun mereka tak merangkak mundur Kelak ku tetap di sini, pada malam pekat Rindu itu takkan mencumbuinya dalam satu nira Sapaku pun tak hinggap…
-
Kota
Di seberang kota yang buta itu Kudapati beberapa anak-anak bisu Dari kantong-kantong belanjaan supermarket Membisu sesekali terdiam Terdiam sesekali membisu Di seberang kota yang bisu itu Kudapati beberapa pengamen yang tuli Dari dompet-dompet tuan buncit berdasi Mendengar sesekali tuli Tuli sesekali mendengar Di seberang kota yang tuli itu Kudapati beberapa pengemis buta Dari pinggir-pinggir jalanan…
-
Kita Tak Mau Berbuat Apa-Apa
saat kita kehabisan kata menyesatkan diri atau bersembunyi kau pilih di antara, di tengah keterlanjuran-keterlanjuran bukan melulu soal rasa atau perkara cinta hatimu perlahan dihinggapi rayap menggerogoti jiwa yang lemah dan lembab juga harimu, menuju penghabisan hingga bosan yang mahadahsyatnya kita tak bisa berbuat apa-apa (yang paling parah) kita tak mau berbuat apa-apa menunggu, hingga…
-
Tuhan Keduaku
Hari itu aku sangat heran Darah di sekujur tubuhku berceceran Kulihat dunia baru yang berserakan Tetapi kupandang wajah yang penuh pengorbanan Di saat saraf otakku mulai tersesat tanpa arah melaju melewati batas akal sang pencipta Aku malu untuk maju mengangkat dagu, malu untuk menunggu kepastian yang masih terbelenggu Hampir-hampir aku tak tahu jasad siapa yang…
-
Cerita-Cerita yang Tidak Diketahui Selepas Hujan
Prolog: Selepas hujan adalah saat di mana lingkar pelangi menghiasi udara, sebuah keadaan yang tepat untuk aku memulai. Seredup aliran nafas untuk mengambil setiap ruh yang hendak berpergian mencari jalan pulang, demikian pula dia yang meringkuk di jalan Tuhan. Aku mengenal banyak wanita di dunia ini, gincu, rindu, senja dan cinta bahkan aku bisa mengingat…
-
Tandan Duka Bersenandung Angin
Entah di laut mana sekeping jiwaku jatuh, Terhempaskah dia di antara dera karang Rimbunan bakau di ujung senja, yang mencakar tebing lara…. ** Diakah yang berkelakar kabut, Menjamah haluan hingga gelora laut Menghujat kemudi, atau.. Berjelaga sudut mata gadis melayu, Tepi dermaga… ** Ada butir luruh di jiwaku rapuh.. Mengapung terayun nyanyian badai, Terkikis tak…
-
Urat Hikayat
Bumi yang dulu urat hikayat Bumi yang dulu kisah sejarah, kini mengambang Satu persatu kisahnya ditenggelamkan oleh zaman Saat langit diatasnya membiru, Cakrawala di laut mengapung Kepunahan yang terselubung tentang bumi yang sekarat Hidup semakin jadi melarat Saat aku berteriak hentikan! Belatung-belatung berteriak jangan! Bumiku semakin tersungkur Bagaikan raja tak lagi punya makhota Hilang sudah…
-
Menanam Rantau Cuaca
I awan-awan kelabu bergelantung di langit Januari kali ini merintikkan rinai-rinai kenangan pada jejak kota kelahiran hujan-hujan kerinduan membasahi tubuh anak perantauan yang ingin kembali dari ranah peraduan mengingat masa silam ketika masih bocah dan ingusan membantu bapak menyemai padi-padi di sawah yang mulai menguning seperti kulit ini sambil berlarian di sepanjang pematang aku berhayal…
-
Kepada Laut
:mengenang We Cudai Di dermaga dekat kotaku Kau adalah laut yang paling palung Sejejer karang karam di dasar sukmamu Menyeruak cahaya dalam gulita katakata Segerombol camar kerap ramai mengunjungiku Sekedar berbagi berita tentang dirimu yang tak lagi biru Ombakmu yang berhenti bisu Atau anginmu yang lupa deru Di suatu senja yang asin Cecar tanya berlomba…
-
Senja yang Marah
Senja yang marah Merajuk sepi di penghujung hari Mengingat segala liku Membasuh segala luka Mengikat segala lupa Tetes keringat dari langit menyeruak aroma kepulangan yang dinanti sejak waktu. Jika kembali adalah hatimu maka pergi adalah perih yang mesti diikhlaskan _sebisa mungkin. Senja semakin marah Sebab jemari kata seringkali hunus yang paling tajam Mencabik maruah yang…
-
Membatu Di Depan Kaca
Selepas tidak melakukan apa-apa, lalu apa-apa tidak bisa dilakukan, karena batas mengatur setiap apa: beku yang terjamah mata—pikiran terlanjur menjadi negara, mengapung atas pertanyaan sendiri. Aku tak tahu. Ketika menemuimu, sebuah pistol melekat di pipi, tak terasa ledaknya tapi mulut tak bisa bersuara, itu sekilas cahaya. Denyar membawa jiwa karam ke dasar seperti sebuah pasar.…
-
///Curatele///
Temaram itu tiba dikawal pekatnya langit Sinar semakin sirna nan kian memudar Waktu pun berdetik semakin terburu-buru Bersiap di balik pintu Benarkah? Salahkah? Barisan kata sederhana penggoyah paradigma Pemantik dalam tatanan kaya, elok Kelana pun tak berujung Candu mengintervensi jalan logika Dogma mengunci gerbang nurani arah menuju terminasi Hanya tersisa satu langkah Langkah terakhir menuju…
-
Kesekian Kaliku
Ribuan bahkan milyaran Kecil, bahkan tersering besar sekalipun Napsu yang menguasai raga hina ini Hanya titik hitam, kala itu Terbalut kian hitam, benda mulia itu Saat ini.. Taubat seolah permainan jenaka Yang bisa kuulangi setelah berbuat Berbuat hal, yang Kau jadikan larangan. Sering sekali dosa setelah taubat ku Sehingga, terus sahaja berputar Ya, seperti permainan…
-
Mengukir Tembok Beton
Berpaling dari angan Dengan darah hati menanti Menuruti paksaan karena tersakiti Layaknya bulan menandingi matahari Kelopak mawarpun berguguran Karena awan melawan hujan Bak kertas mematahkan goresan hitam Dengan penuh penyesalan Kabut telah menanti Namun, darah putih datang membasahi pipi Dengan menatap buta Menyadari kesalahan yang membara Kurela… Meretakkan semua yang berlalu Tuk membuang gumpalan penyesalan…
-
Gelabah Malam
Bumi yang merupa kehidupan profan Seharusnya tidak menjadikan malam pongah dengan menindih siang Begitu juga dengan dua manusia telanjang yang mengupas keduniawian Besar rasanya, seharusnya menghayati alasan penciptaan Perempuan yang yoni dalam rupa lumpang, sabar menjadi sumber kehidupan Disandingkan dengan lelaki yang disangga Tertoteh begitu saja tanpa surat nikah Juga dalam sejarah catatan fana Keduanya,…
-
Terperangkap
kudengar debur jantung berdebar menahan denyar renjana liar yang menawarkan rinai kenikmatan kusadar tatapan mata telah berubah nanar memendam gusar diri yang pandir terbujuk oleh jebakan kesesatan kini aku benar-benar terkapar terbius ranum bibir para lacur yang tak jemu melena khayalan sampai kapan hal ini akan terbiar? sedang jiwaku kian menggelepar terkubang dalam lumpur perangkap…
Puisi