Koleksi Puisi

Kategori Puisi

  • Only If Your Eyes

    Only if your eyes can see You’ll find the beauty of god in all beings Only if your eyes can touch You’ll find smoothness in your life, even for the…

  • Pemasak Batu, Aku dan Tempat Makan

    suatu petang menekuri kisah ibu pemasak batu, mencari penghiburan diri dalam malam kian tiris, berharap ringis sang anak tak berubah menjadi tangis yang panjang ia merayu perut kosong menunggu temaram…

  • Dari Gudeg Sampai ke Rendang, Betapa!

    betapa jauh perjalanan sejarah dari gudeg sampai rendang dalam legenda tersurat dari bumi mataram sampai minang betapa jauh jarak rumah gadang sampai ke pendopo joglo*) tetapi betapa dekat dalam kitab…

  • Masem Pedes

    ikanikan berenang dengan rela menuju pengilar milik lelaki tua yang baru saja melepas keringat usai mantang di pohonpohon kehidupan ikanikan itu kelak menjadi gempita saat tubuh mereka disiangi tangan renta,…

  • Origami Malam

    /1/ Aku menulis fragmenmu: mengultuskan hujan penghabisan. Senja menenun angin di penghabisan musim sunyi: kediamanku yang disesaki selusin senyap manakala malam datang mengiring pemayaan atasmu yang kemudian aku punah olehnya.…

  • Di Bawah Tenda

    bukanlah pencinta Bungur bila merebut bunga dari rantingnya menimbulkan suara patah menyerupai kata pamit dari belantara ungu yang kusebut cinta lalu meremah di sela jemari yang tak kunjung menulis puisi…

  • Bulan Nampak Lebih Kecil di Kotaku

    Di kotaku pintu-pintu setengah terbuka adat peluh yang berpesta di pelupuk mata belum juga punah di bahu kurus trotoar debu lebih deras dari keringat pejalan kaki hujan terbata-bata puisi-puisi yang…

  • Kaca Kita Berkaca-Kaca

    -Sebuah Puisi 5 Bagian- (Mendengarkan album ERA by Mike Dawes, dan mengulang-ulang Zerkalo/The Mirror (1975) by Andrei Tarkovsky) Dedicated for : T. I – DEEP PURPLE Roulette dan Peluru Dingin…

  • Dia Dalam Waktu, Musim dan Pertigaan Jalan

    Dia, seorang perempuan di pertigaan jalan. Di hari pertama kumelihat dia tidak begitu jelas Rabun seperti embun yang menguap di sela-sela pinus di tebing perbukitan Dalam redupnya awan yang siap…

  • Dalam Gelap dan Terang

    Telah kujamah dalam semu tanah garam Pada saat embun masih sendu pada daun Aku rasa tadi malam adalah pekat Yang belenggu mati pada langkah Yang kulihat adalah waktu yang tak…

  • Tamu Besar

    Tamu besar berbadan besar Datang membawa masalah besar Romannya terang-terangan berbinar Melihat semua orang menjadi cahar Kala itu,jika kau melihat adanya, mata semua orang berpendar Seperti jelaga yang dibakar Semua…

  • Kota

    Di seberang kota yang buta itu Kudapati beberapa anak-anak bisu Dari kantong-kantong belanjaan supermarket Membisu sesekali terdiam Terdiam sesekali membisu Di seberang kota yang bisu itu Kudapati beberapa pengamen yang…

  • Kita Tak Mau Berbuat Apa-Apa

    saat kita kehabisan kata menyesatkan diri atau bersembunyi kau pilih di antara, di tengah keterlanjuran-keterlanjuran bukan melulu soal rasa atau perkara cinta hatimu perlahan dihinggapi rayap menggerogoti jiwa yang lemah…

  • Ayahku Itu Siapa?

    Sampai hari ini aku bingung ayahku itu siapa. Semenjak kecil aku sering ditinggal bersama gadis muda di ruang keluarga. Ibu pernah bilang gadis muda itu pengganti ibu selama ibu pergi…

  • Tuhan Keduaku

    Hari itu aku sangat heran Darah di sekujur tubuhku berceceran Kulihat dunia baru yang berserakan Tetapi kupandang wajah yang penuh pengorbanan Di saat saraf otakku mulai tersesat tanpa arah melaju…

  • Cerita-Cerita yang Tidak Diketahui Selepas Hujan

    Prolog: Selepas hujan adalah saat di mana lingkar pelangi menghiasi udara, sebuah keadaan yang tepat untuk aku memulai. Seredup aliran nafas untuk mengambil setiap ruh yang hendak berpergian mencari jalan…

  • Tandan Duka Bersenandung Angin

    Entah di laut mana sekeping jiwaku jatuh, Terhempaskah dia di antara dera karang Rimbunan bakau di ujung senja, yang mencakar tebing lara…. ** Diakah yang berkelakar kabut, Menjamah haluan hingga…

  • Urat Hikayat

    Bumi yang dulu urat hikayat Bumi yang dulu kisah sejarah, kini mengambang Satu persatu kisahnya ditenggelamkan oleh zaman Saat langit diatasnya membiru, Cakrawala di laut mengapung Kepunahan yang terselubung tentang…

  • Menanam Rantau Cuaca

    I awan-awan kelabu bergelantung di langit Januari kali ini merintikkan rinai-rinai kenangan pada jejak kota kelahiran hujan-hujan kerinduan membasahi tubuh anak perantauan yang ingin kembali dari ranah peraduan mengingat masa…

  • Kepada Laut

    :mengenang We Cudai Di dermaga dekat kotaku Kau adalah laut yang paling palung Sejejer karang karam di dasar sukmamu Menyeruak cahaya dalam gulita katakata Segerombol camar kerap ramai mengunjungiku Sekedar…