Koleksi Puisi

Kategori Puisi

  • Pada Suatu Sore

    Pada suatu sore Kami duduk di beranda Hidup, Maut dan Ampunan Lalu Hidup berkata; Jangan dahulukan aku Akan kunikmati seluruh aku Aku ingin hidup untuk abadi Lalu bagaimana dengan aku?…

  • Sebuah Titik Balik

    Bagaimanatah aku mampu berkuasa memburu-buru-Mu? Sedangkan Engkaulah penggenggam ruas waktu Ketergesaanku akan ketetapan-Mu, kelemahanku Dan tiada sesuatu pun berdaya menuntut-Mu Maka ajarkan aku untuk bersimpuh Dalam segenap ironi aku pernah…

  • Nikmat Tuhan Mana Lagi Yang Kau Dustakan

    Nikmat tuhan mana lagi yang kau dustakan, sekarang paha manusia dijual gratis aurat seharga langit bumi turun harga dosa-dosa dijual murah berulang, bisa diulang nikmat tuhan mana lagi yang kau…

  • Tahirkan Khilafku

    Ada mata yang terbuka Ada jiwa yang berdetak Ada asa dalam sukma Ada tawa dalam canda Ada syukurku pada-Nya Kasih-Nya Ibarat air menyejukkan jiwa Selembut sutera Seindah melodi orkestra Dalam…

  • Berbahagialah Para Pendosa

    Berbahagialah para pendosa Yang mengetuk pintu Tuhannya Membungkam gulita di penghujung malam Tenggelam pada sujud-sujud panjang Berbahagialah jiwa-jiwa tersesat Yang terseok merangkak di jalan taubat Meski bisikan kelam terus menjerat…

  • Pada Pertiga Gelap Semestamu

    aku pernah mati bukan pada panggilan kekal-Mu waktu sujud dalam kepalaku tidur buku suci-Mu berdebu pada rak-rak dadaku kelanaku jauh pada negeri tak berlampu sampai pada masa lidahku kelu menyapa…

  • Aku Yakin

    Semangkuk senja lukiskan semburat merah mengangkasa Menemani sang surya yang tengah menarik sinarnya pada dunia Tanpa rembulan yang melemparkan sorot cahaya lembut pada setangkai bunga Menampakkan siluet hitam pekat menyayat…

  • Maafku

    Pada banyaknya lumpur di sungai Masih meruah dosaku memuai Pada butiran pasir di pantai Masih berlipat salahku berantai Pada gundukan bukit ngarai Masih bertimbun khilafku berampai Pada linangan santan bergulai…

  • Akhir Pesta Di Tepi Neraka

    Belum habis sisa segelas darah yang bercampur dosa Dari pesta semalam di tepi neraka Di situ yang ditemani setan dan iblis saling bersayembara Memperebutkan tahta yang terpenjara dalam hati manusia…

  • Gemuruh Ampunan Tuhan

    Tak ada raga yang kekal Kekal dalam jeruji kekhilafan Raga berbalut lumpur tak sesuci tasbih Ngiang lafal ucap membunuh diri Oh manusia, tak sempurna tuannya Ia lahir seperti tak tahu…

  • Penjahat

    Penjahat bejat mulai sekarat Terjebak harapan dan keraguan Segala rasa membongkah seperti batu Membeku ditusuk lembab Membisu dibekap pengap Jangan tanya cinta pada tersangka Karena kenang sudah menjadi genang Setelah…

  • Maaf, Terlalu Lama

    Hambar di sorot matanya Ribuan bekas sayatan entah di mana Pengembaraan yang tak berujung Kelam yang menghanyutkan Menyeret-nyeret dalam arus kehampaan Sebongkah potret dalam bingkai Sepasang cincin tak genap sepasang…

  • Ampunanmu Ampunan-Nya

    Ayah, Ibu Janganlah kau tanyakan aku tentang apa yang kuberi Dan yakinku, untuk itu kau takkan sampai hati Karena yang telah kuberi hanyalah tikaman belati Atau paling tidak ribuan duri…

  • Segelas Cahaya Sang Pengampun

    jemari senja akan merengkuh berapapun luka agar Sang Penjual Harapan merangkumku dalam celupannya seluas gemerlap gelap yang pasti datang akan kuikat dengan seutas sunyi, menghamba jendela ruang kesadaran biarlah terbentang…

  • Bentang Maaf

    Bersimpuh ia dalam lagu-lagu sendu Mungkin amarahku sudah terlalu begitu Ah, biar saja nanti juga ia terhibur waktu Kukatakan saja tak ada maaf bagimu Kemudian ia berlari Melepas gumpalan sesal…

  • Bangunlah

    Atas nama pemilik kematian dan kehidupan sekaligus Untuk Matahari, yang terus terjaga Yang tak lelah merawat langit dan tanah Yang tak kalah walau harus mengarahkan malam Yang tak ingkar sebab…

  • Setetes Cinta Untukku

    Benci menodai hati, sehingga lautan api membara seluas hutan Masih memerlukan bukti, bahwa aturan menjadi fondasi dari jembatan Aku memejamkan mata, dan membutakan diri dari kebenaran yang ada Mengabaikan kata-kata,…

  • Mencoba Mengerti Sebuah Titik

    Hitungan kian menguatkan dahaga Gonggongan di telinga mengigit nyawa Ukiran khayalan tidak akan istirahat dikala Sisi putih tercurahkan Cahaya suci selalu menemani Memastikan tubuh tetap bercanda Sosialisasi kehidupan terhalang kuatnya…

  • Sisa-Sisa

    Ke mana perginya ingatan? Jika kautanya begitu, aku pun tidak tahu. Yang aku tahu, ia pernah merumah di dasar palung yang gagal menenggelamkanmu. Seperti sisa-sisa bercak waktu yang menempel pada…

  • Eloknya Mustika Laut

    Desir pasir berderai lembut Diterjang ombak pecah berderai Daun kelapa mendayu-dayu merdu Melambai-lambaikan kepada sang pencipta Alunan-alunan indah dasar laut Terdengar mesra bercampur dengan gejolak ombak yang menggebu-gebu Batu-batu karang…