Kategori Puisi
- Puisi Alam & Lanskap
- Puisi Kehidupan
- Puisi Cinta & Rindu
- Puisi Perpisahan & Kesedihan
- Puisi Manusia & Dunia
- Puisi Perjalanan
- Puisi Harapan
- Puisi Waktu & Kenangan
-

Menuju Taman Maharanum
Tuhan! Engkau Penyantun Aku ini memang fakir. Nyaris terempas ke tubir kafir Bila kuterbiar sesat pikir. Tentu dari kasih-Mu aku tersingkir Tuhan, santuni aku agar bisa menjalani hidup dalam…
-

Unnamed Hollows
(puisi dua bagian, dedicated for my beloved Mother) ~ I ~ Dahulu … Kita selalu mendamba nampan perak, Gelas anggur, bunga di dalam vas pualam Di atas meja marmer dan…
-

Malam Pengampunan
di kaki maghrib sepakat kita terbangkan yasin tiga kali kepakan sebelum memanah hidung purnama dengan tiga semburat doa pertama kita ingin diulur-ulur garis umur di mana dapat kita warnai sepanjang…
-

Perempuan Panaongan Pesisir Pasongsongan
aku masih perempuan penyabar yang membuktikan cinta lewat kepul tungku. suamiku adalah lelaki kekar yang berharap mengabarkan bahwa ikan-ikan telah terjaring. anakku lahir sebagai anak nelayan yang malu dibilang bodoh…
-

Buih-Buih Cinta
Karena buih yang berkumandang Renyah dalam diam hangatnya nafas yang sudah jadi prasasti ribuan tahun lamanya Jauh bahkan ketika aku belum ada Bebas, lepas Riak ombak yang gemuruh janjikan damai…
-

Arus Senantiasa Setia
Arus senantiasa setia Tak pernah berbalik arah melakoni takdirnya Arus senantiasa setia Mengalir dari hulu Hingga ke hilir Membawa bongkahan doa-doa Menuju laut yang merindu Arus senantiasa setia Menyapa nelayan…
-

Membaca Laut
Telah kuselami lautan dari kedua bola matamu,bersama perahu doaku yang berlayar menghantarsegala, bersama tenangmu yang menyimpan ribuankenangan, bersama ikan-ikan, menyapa sukma dalambahasa rindu ; Rahim keabadian Lautanku adalah buih-buih masa…
-

Demersal – Pelagis
Panjang sekali jalan yang kulalui Aku berbekal letih, dan aku tahu benar akan berakhir pedih Kering tak berdaya di meja makan orang kota Membantu jaring nelayan yang terhimpit kaum elit.…
-

Sapaan Laut
Deru ombak mengerling rindu Jarak-jarak berdatangan ke Arafuru Mengencani Laut Banda Memeluk Bunaken yang malu-malu Melalui sajak temuilah mutiara oceania Frekuensi salam dolphinidae Mungkin tak kau rasai seiring ultrasonik yang…
-

Harmoni Laut Biru
Muka bumi rupawan yang bahkan tak terjamah insan Kuasai dunia atas seolah-olah bukti ia makhluk terpintar Itu baru remah-remah dari keindahan planet biru
-

Air atau Udara
“Daratan terlalu kejam!”, dia berkata “Udara terlalu menyesakkan!”, dia mengaku Maka berpelukanlah pada kami, yang menyampaikan salam dari deburan ombak selatan Membawa pergi kapalmu tiap malam dan mengembalikannya di petang…
-

Semesta Sunyi
Tak cukup tangis iba tuk tutup nganga luka Tak butuh cecar kata tuk ungkap duka lara Karena perpisahan selalu tinggalkan cenderamata Kesunyian yang meluapluap Senjamu tlah hadir di tengah derasnya…
-

Nyala Obor
Saat-saat sunyi perjalanan. Kunyalakan obor di tangan. Apinya dari kepundan keramat puncak Kelud di musim pancaroba, yang menembangkan kutukan Lembu Sura. Anak-anak zaman limbung. Bermain dalam gelap perbendaharaan bahasa. Kubawa…
-

Laguna Barat
Aku tetapkan tasbihku di laguna barat berhadapan bias cakrawala Puisi yang kulukis makin terasa sepi, digulung harapan yang tak puas diharap Perjalanan hidup yang melaksa jiwa tak pernah usai bahkan…
-

Labirin Sukma
Nyanyian langit menderu Bersama derai air mata rindu Perlahan menapaki padang nan gersang Berjalan mengitari ladang nan usang Sungai pun mengalir Bersama semilir nafas berdesir Jamuan hilir menyambut tetes-tetes suci…
-

Melankolia Sunyi
I malam meranumkan bintang; mengutus pijar cahaya menjelma kabut — mendekapku: sebagai aura rindu yang gigil Banjarmasin, 1 Oktober 2015 II selalu, menunggu waktu mendermagakan tubuhmu di perempatan ini aku…
-

Dalam Asing Perjalanan
malam penaka jaring laba-laba yang dirajut angin gerimis begitu pekat memeram pengap lentera-lentera telah padam kini hanya liku-liku jalan tanpa tanda langkahku kian patah dililit belukar dan ular belum kudengar…
-

Pinta Untuk Sebuah Akhir
Dekatkan kubur itu Dekatkan ke rahim ibu Agar aku anakmu Bisa merasakan Sakit lahir dan sakit mati Aku yang terjerembab Mengukir luka Mengkhayal senyum Hanya mengusap daun kenistaan Sementara bual…


