-

Pagi
Mungkin, kau pernah di beranda Sebagai kemelinting hiasan dari kerang Yang dibawa oleh angin untuk cangkul di ladang Mungkin juga, aku pernah di antara pematang Sebagai gemerisik rerumpunan padi Yang…
-

Malam Panjang Pengampunan
Di kota ini pengampunan itu serupa pengemis jalanan Menggigil bertangkup udara munafik menjengkali malam-malam di musim dingin Wajahnya kotor dijelagai kesinisan Pakaiannya compang-camping disobek kebohongan Oh lupakan saja rasa bersalah!!!…
-

Sintesa: Blue Nude Pablo Picasso
Biru, ranum, pucat, lebam, telanjang Tampak punggung dan pinggul perempuan itu Menyembunyikan payudaranya dari sudut tatap “Tuan Picasso, dimana kubisme tuan?” Perkabungan membuat garis lekung, bukan persegi Mungkin itu bagiku,…
-

Bunuh Diri
Tangisan mengikat sumpah Uliran pada jiwa yang dilepaskan tak kentara Segala beban pada tulang telanjangnya Meski rasa itu tak benar-benar ada Tak nyata pun dalam mimpi Hingga ia menyeret tubuhnya…
-

Aku Akan Pulang, Tuhan
Senja menyapaku dengan tatapan nanar, layaknya menunggu untuk segera pulang. Sejauh ini, Aku telah menjalani langkah yang terseok-seok sampai hari ini, Aku pernah mencintai dan meletakkan harapan yang tak sejalan…
-

Hijrah Sang Penghina
Saat semesta tak menganggap Saat olok merendahkan Saat diri tak lagi bertemu bahagia Apakah sang pengatur semesta melupakan? Apakah sang pemberi suara membentak? Apakah sang pemberi bahagia sedang berbahagia? Dia…
-

Dosa
Kini aku menghitung dosa seakan-akan menghitung titik-titik hujan Namun dosa-dosaku tak akan menguap karena panas Menghilang karena angin Aku membiarkan garis-garis kehidupan Menginjak harga diriku Hari-hari kelam bagai bayanganku Mengejar…
-

Terlambat
Sepasang tangan penuh luka sayatan Penuh darah bergelimangan Memegang ikatan tali derita Bak sebuah sayap yang enggan lepas dari rantai masa lalu Terlalu lama bersarang Terlalu pekat untuk dibasuh Terlalu…
-

Ampun Dalam Derita
Keangkuhanku mendatangkan malapetaka Bisikan ganjil terus mengusik telingaku Mengacaubalaukan pikiranku Bahkan tangan gaib pun mulai merengkuhku Di atas segala penderitaan yang melanda Di ujung kewarasanku Terselip sesal akan hidupku yang…
-

Kekasih Pendosa
Aku kekasih pendosa Yang penuh pengharapan untuk ampunan Kala memulai penuh sadar namun sulit melupakan Pada nada memecah telinga-telinga Saat bersua tinggalkan jejak luka Ingin kulupakan Ampunkan Aku kekasih pendosa…
-

Demi Pengampunan
Pada-Mu Ilahi Sungguh hanya Engkau Sang Pengasih Dalam kesunyian dan bisu Tubuh ringkihku bertamu penuh noda Pada setiap biji-biji tasbih di ujung jari Rangkul, peluk aku Topang dan rantai…
-

Jejak Penembus
Getaran gelombang berdesir rombongan gemulai Asap padu buaian mengalun membelah ke ubun tanpa gontai Di bawah ada yang menengadah dengan memegang dupa Dan diatas kubah tak hentinya kening beradu dengan…
-

Pada Suatu Sore
Pada suatu sore Kami duduk di beranda Hidup, Maut dan Ampunan Lalu Hidup berkata; Jangan dahulukan aku Akan kunikmati seluruh aku Aku ingin hidup untuk abadi Lalu bagaimana dengan aku?…
-

Sebuah Titik Balik
Bagaimanatah aku mampu berkuasa memburu-buru-Mu? Sedangkan Engkaulah penggenggam ruas waktu Ketergesaanku akan ketetapan-Mu, kelemahanku Dan tiada sesuatu pun berdaya menuntut-Mu Maka ajarkan aku untuk bersimpuh Dalam segenap ironi aku pernah…
-

Nikmat Tuhan Mana Lagi Yang Kau Dustakan
Nikmat tuhan mana lagi yang kau dustakan, sekarang paha manusia dijual gratis aurat seharga langit bumi turun harga dosa-dosa dijual murah berulang, bisa diulang nikmat tuhan mana lagi yang kau…
-

Tahirkan Khilafku
Ada mata yang terbuka Ada jiwa yang berdetak Ada asa dalam sukma Ada tawa dalam canda Ada syukurku pada-Nya Kasih-Nya Ibarat air menyejukkan jiwa Selembut sutera Seindah melodi orkestra Dalam…
-

Berbahagialah Para Pendosa
Berbahagialah para pendosa Yang mengetuk pintu Tuhannya Membungkam gulita di penghujung malam Tenggelam pada sujud-sujud panjang Berbahagialah jiwa-jiwa tersesat Yang terseok merangkak di jalan taubat Meski bisikan kelam terus menjerat…
-

Pada Pertiga Gelap Semestamu
aku pernah mati bukan pada panggilan kekal-Mu waktu sujud dalam kepalaku tidur buku suci-Mu berdebu pada rak-rak dadaku kelanaku jauh pada negeri tak berlampu sampai pada masa lidahku kelu menyapa…
-

Aku Yakin
Semangkuk senja lukiskan semburat merah mengangkasa Menemani sang surya yang tengah menarik sinarnya pada dunia Tanpa rembulan yang melemparkan sorot cahaya lembut pada setangkai bunga Menampakkan siluet hitam pekat menyayat…
-

Maafku
Pada banyaknya lumpur di sungai Masih meruah dosaku memuai Pada butiran pasir di pantai Masih berlipat salahku berantai Pada gundukan bukit ngarai Masih bertimbun khilafku berampai Pada linangan santan bergulai…
