Kini aku menghitung dosa seakan-akan
menghitung titik-titik hujan
Namun dosa-dosaku tak akan menguap karena panas
Menghilang karena angin
Aku membiarkan garis-garis kehidupan
Menginjak harga diriku
Hari-hari kelam bagai bayanganku
Mengejar kemanapun aku berlari
Semakin cerah tujuanku
Semakin besar bayang-bayangku

Mungkin aku lalai dalam berdoa
Aku kalap dalam bersyukur
Malam ini aku benar-benar menangis
Tangan lemahku menengadah terhadap-Mu
Aku tak bisa memilih irama dalam doa
Yang kutahu hanya Engkau-lah saja
Aku harap kau membalas
Entah nyawa yang harus kubayar

Yang kuinginkan hari ini
Doa dan syukurku, menjadi penghantarku
Entah dunia kelam atau baik yang kudatangi

Penulis: Rama Adi
Poetry Prairie Literature Journal #6