Koleksi Puisi

  • Mekarnya Kehidupan

    Padahal, pagi masih basah pada kuncup-kuncup angin demikian pula dingin, semarak di hutan cengkeh teduh di puncak Gunung Gamalama pada daun yang bergurau embun pikiranku mendaki sepagi ini pada batas…

  • Tanda

    Kubaca tanda yang dikiamatkan waktu Dalam labirin sunyi berdetak ia seperti nadi Rekah menjadi serakan dengus napas Berkelindan debu yang menjadi lumpur :sisa genangan hujan yang turun, kemarin Adalah sapa…

  • Pergantian

    keluar dari lubang penuh ketakutan jeritan menemani kala kita diberikan kekerasan pelajaran awal: hidup tidak sehalus yang kita pikirkan pelukan datang kasih sayang menyusul canda tawa berhias ditengah ruangan yang…

  • Lambung Sunyi

    –elegi kloset dan aborsi Lenganku pucuk rebung dari rumpun bambu nenek moyang. Jemariku mekar mengelopak bunga dipoles sepasang mata buta dan desir darah ibu. Wajahku. O, wajahku lipatan muara terpasang…

  • Bunga di Setiap Hati Manusia

    Tak ada yang berbeda ketika kehidupan berjalan Terkejar waktu dan melakukan banyak hal yang kita mau Mengakhiri malam dengan letih yang tidak sepadan Dan melalui malam dengan tidur terlelap oleh…

  • Pelan-Pelan Rindu Tumbuh Sebagai Kunang-Kunang

    Pelan pelan aku tumbuh sebagai kunang-kunang Isyarat musim tak mudah disangkal, Bi sebab hujan begitu sibuk bertiup di telingamu Menjatuhkan bertubi-tubi bisikan iblis juga syaiton nirojiim Dingin, Bi Biarkan dedaunan…

  • Destinasi Hidup

    Hawa di lereng gamping mencurah hening Sepoi yang hampa Menyejuk atma yang mengalir di kelok kodrat Menepi di tepi resah, serah, kalah Taburilah bangkai itu dengan dedoa Di antara hidup…

  • Cycle

    We came in this world, alone Looking with own eyes Hearing with both ears Speaking through one’s lips We learn about world, together Cared by parents Laughing with brothers Sharing…

  • Menimang Matahari Rembulan

    Hari-hari yang menimang matahari rembulan telah lahir Dari rahim subuh yang membumbung di ufuk timur Menoreh celarat merah kekuningan Melukis batas cakrawala Hari-hari yang memeluk matahari rembulan mekar di antara…

  • Menerka Pintu-Pintu

    Di pelupuk waktu yang hening dan jejak mata yang asing kutulis puisi maha yang tak tertera kata sebab engkaulah puisi yang mengisi ruang hujan, angin dan pori-pori dedaun jejak keterasingan…

  • Madura yang Melaut

    Tanah ini bernama ranah garam Asin di lidahnya, putih di rambutnya Isi lambung adalah nelayan yang haus ikan-ikan Kulitnya pasir-pasir kasar dengan terumbu karang Debur di tubuhnya ialah keringat yang…

  • Anak Jiwaku

    Anak jiwaku mengapa durjana bercumbulah dalam kesesakan laiknya air dijamahi ekor ikan seperti embun bercinta tunas cemara laiknya purnama direnda iringan malam seperti air bergelut relung awan legam laiknya siulan…

  • Mekarnya Hidup Wakilkan Dengan Doa

    Betapa purna laku mesti disemai Dalam perahu kayuh hayat Agar tak surut melayari samudera Tak tenggelam melintas jarak dalam depa tak terukur Adalah harapan! Umpama napas yang pecah menyebari paru-paru…

  • Autobiografi Tanah Merah

    –setelah hari keenam; Ahmad Nurullah akulah pekarangan semesta cikal bakal peradaban umat manusia muasal sesal gairah paling purna lalu cinta, birahi, dan ambisi tumbuh subur bersama margasatwa yang dilindungi firman-firman…

  • Pemburu Asa

    Tunas-tunas kecil tumbuh Lahir dari sudut kampung nun jauh Terseok menyusuri jalan Tertatih meraba kehidupan Dengan semangat rimba; berontak Dari jerat ekonomi yang mencekik harapan Angan mendamba tanpa daya Siluet…

  • Poetry Prairie Lite #1

  • Air Yang Asin, Air Yang Hilang

    Aku adalah air, yang asin, seperti keringatmu Ibuku adalah batu karang, yang terjal, yang terkikis Ayahku adalah rumput laut, yang lembut, yang terjejak Kakakku adalah kerang di dasar laut, yang…

  • Brutal

    Maybe life is supposed to be brutal When you’re out of your mind When you’re forgetting every little things in life When you show your peculiar stupidity When you throw…

  • Cinta Negaraku

    Negaraku ini tak kan mencintaiku sebelum aku mencintainya terlebih dahulu. Sebab tanpa cintaku, juga cintamu, cinta mereka, cinta kita semua, ia tak lebih dari rimba yang menggeliat dalam sepi dan…

  • Old Sea

    Old hills where you saw anchoring ships down the ocean and open shore, were where you buried your childhood memories in a sacred grave Blue lights of sky, heat waves…