-

Firdaus
Jalanan ini adalah yang dulu kerap kita lalui: sebagai jalan pergi atau kembali. Pepohonan di tepian, ilalang yang panjang, reranting, dedaunan. Mereka hanya berganti usia. Persis seperti kita, tetapi mereka…
-

Perpustakaan Kita
Semestinya perempuan sebagai puisi, dan kau adalah penyair Tapi, aku memilih untuk menjadi puisi sekaligus penyair Bukan karena aku tidak butuh kau Sebab aku pahami : Aku tidak butuh namaku…
-

Kujaratku di Bantara Dempo
Aroma harummu terbawa angin malam Berhembus menerpa gumpalan awan Yang menyembunyikan bulan di balik dempo itu Dan kau taburkan segelintir cahaya yang menerangi langkahku Agar kelak aku bisa melihat kembali…
-

If You Asked Me To
I would run and precede the dawn Even when I don’t have your promise to hold on When it is dark you are the pink in my night With you…
-

Poetry Prairie Literature Journal #3
Poetry Prairie Literature Journal #3 bisa dibaca di sini: “Perayaan Cinta”
-
Her Living Necklace
I put a necklace around her neck her wrinkled neck was suddenly brighter the crystal beads matched perfectly with her hair Her delicate grey hair touched the tear-like crystal around…
-

Senja di Rahim Hutan
Ada senja Di kaki dan selasela Di balik rerimbunan pepohon julang Di rerumpun akar yang saling menyilang Ada senja beserta mentari dan gelora bala tentara Di bias hijau coklat yang…
-

Perjamuan di Bawah Purnama
Hutan tak jua terpejam mati Meski wajah langit menetaskan jelaga Legam, beraroma sepi Dan lolongan serigala menyambut purnama Rekah kehidupan baru bergulir Bagi nocturnal yang melahap getir Dan kepak-kepak asing…
-

Narasi Sewaktu Kecil
Di atas kereta, semua daun lontar jatuh dalam kening hujan. Menurunkan rintik-rintiknya, mengasapi rerumputan dan berjumpa pada padang senja. Siapakah engkau di sana? Beribu-ribu hujan menelan hutan yang tandus dan…
-

Bias-Bias Embun
Sinar cakrawala mulai membuih di langit Saat embun mulai menetes perlahan Saat ingin kurengkuh pagi ini di belukar hutan pinus Sinar yang malu-malu mengintip dari celah-celah daun Yang membias ke…
-

The Tunes of Earth
Ever clearer in search, through will unfettered expanding as the rays, where no fear’s define so now, I tread at the flowering bridge to sense thy scent, never to return…
-

Di Sebuah Ranjang
Dia janjikan sebuah air terjun Deras di sebuah ranjang Beserta sungai elok Berkelok Yang membuat kau pada akhirnya Penasaran bagaimana likunya Lantas, dia berbisik “Sungai itu, terletak di pedalaman hutan,”…
-

Blokade Utan
Panggung teater baru saja ditutup baru ribuan bulan yang lalu penampilannya menarik ambon-ambon gemulai menari dengan ribuan pokok hijau yang memainkan kecapi hening seluruh dengan selimut embun dan kabut membubung…
-

Meraba Jejak-Jejak Hutan
|1| adakah sisa setapak dalam ragamu? aliran desah lembut akar-akar mendeburkan ombak di bawahmu pertanda kehidupan kami yang tumbuh dan gugur laksana dedaunan yang kelak menambal retak tanah. adakah pohon-pohon…
-

Pohon Rindu
pohon rindu itu tumbuh subur meski hujan yang kau janjikan tak pernah mengguyur musim kemarau hanyalah ancaman yang tak bisa merobohkan pohon rindu yang menjulang kini, telah kusiapkan sebuah keranjang…
-

Menara Oksigen
Selagi masih ada nyanyian Sembari menularkan sejuk Kau misterius yang selalu menjawab semua nafas pekat Kegembiraan yang tidak tersentuh belulang catatan Tetaplah terjaga! Sebab kantuk hanya milik mereka yang kekenyangan…
-

Poetry Prairie Lite #2
Dear Poetry Lovers, Mohon maaf sekali atas keterlambatan publikasi Journal online kedua Poetry Prairie karena adanya kendala teknis. Akhirnya kami dapat membuka Journal ini kepada publik. Dengan mengangkat tema Kisah…
-

Under the Same Sun
So we live under the same sun where perennial plants grow far from the river’s flow But light or air will not make us the same or make us to…
-

Senyap Kepakku
Sepasang kaki terpincang-pincang mengejar takdir naas Berteriak seperti kerasukan kepada waktu yang tak sabar menunggu Melupakan kesadaran yang terkelupas di jalan Meluapkan murka atas air mata yang harus tumpah ditindas…
-

Mekarnya Kehidupan
Menghirup bau biru Mengalirkan ke dalam jiwa Merengkuh menguasai pikiran Damai memeluk hati Ketika rasakan lagi Semilir alam membelai Sejuknya hapuskan beban Beratnya terkubur Nyanyian nina bobo kekalutan Seluruh semesta…
