Harmoni Laut Biru


Muka bumi rupawan yang bahkan tak terjamah insan
Kuasai dunia atas seolah-olah bukti ia makhluk terpintar
Itu baru remah-remah dari keindahan planet biru
Bahkan tak satu napas pun berhasil menjajaki setapak bumi

Dataran terhuni hanya potongan kecil
Masih ada dunia bawah laut yang dikepalai raja-raja
Gerombolan penghuni laut yang bahkan tak terbayangkan
Jelajahi dan sapulah keindahan warna alam di bawah air biru

Di sana ikan kecil bergerombolan
Berenang dengan gagah berani

seolah mereka pasukan terkuat di muka bumi
Adu cepat dalam pacu balapan ketika predator menerjang

Di sana anemon laut menari-nari
Berlomba menyombongkan tarian dan kostum terbaiknya
Membentuk paduan warna yang indah tiada tara

Di dalamnya bergantung si kuda laut
Ikan badut pun tak enggan bertetangga dengannya
Begitulah harmoni laut biru yang disaksikan hutan karang

Tiram dan kerang tak pernah membenci pasir
Meski ia kelilipan pasir dasar laut
Ia jadikan bencana itu sebagai cambuk kebaikan
Hingga lahirlah mutiara yang siapapun akan tertawan karenanya

Tak ada makhluk yang dihiraukan
Plankton tak pernah diabaikan
Bahkan hiu pun ikut ambil peran
Meski pasukan ikan kecil selalu menghindari keganasannya
Tak pernah mereka mengelak dari panggilan hiu
Karna tanpanya hiu takkan bertahan
Dan begitulah kodrat alam
Begitulah harmoni laut biru yang luput dari penglihatan

Bandung, 19 November 2016


Penulis: Ulfah Musyfah

Poetry Prairie Literature Journal #4 “Narasi Dari Laut”


Discover more from Poetry Prairie

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a comment