Dialek Rindu Biota Laut


Polip-polip seolah berkedip
Mengintip cahaya menembus ruang lautan
Menghinggapi terumbu karang

Mata biota laut berkerlap kerlip
Dari balik anemon yang bergoyang
Saling bersenggama memadu cinta

Warna warni makhluk berpelita memesona mata
Penyu-penyu tanpa malu mencumbu terlampau rindu
Dari petualangan mengarungi samudera
Menjelajah lautan berarus mesra

Tak tampak duka di mata kepiting tanpa capit
Koral menjepit liang di atas pasir berkilauan
Anak ikan berwarna belang malu-malu tampak dan hilang
Di antara rerumpun tentakel menari-nari menghibur diri

Dari kedalaman nun jauh sisik-sisik mengilap saling bersenggolan
Ikan-ikan bertamu menyapa kawan-kawan baru
Di balik barisan bukit karang,
dihias bias cahaya mentari menembus batas lautan
Tawa haru mengenang bahagia dari ocehan tanpa suara

Refleksi cahaya dengan air berarus
Membentuk pelangi di atas dunia bawah laut
Anemon tak terhitung mencubit ikan badut
Batu-batu saling rindu dengan karang
Pasir memendam cinta bagi ular berwarna indah jua gurita berlengan di kepala
Obrolan gerak-gerik surga dasar lautan yang memesona

~Muhtarudin~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s