Aku adalah lentik bulu mata yang terjatuh di kelopakmu
Aku adalah bulir air yang sedang terjatuh di pelipismu
Aku adalah huruf yang bisa kau eja di dalam segala yang
bisa kau beri nama cinta
Aku adalah jarak yang tak terjamah di dalam kilometer
yang bisa kau beri nama cinta
Kau adalah sebuah karya yang rumit
Kau adalah bahagiaku yang sederhana
Kau adalah rinduku yang terlilit
Kau adalah apa adanya cinta yang bahagia
Jika ada sebuah tanya tentang senandung rindu,
Apakah matamu di sana entah di dunia antah berantah
masih memiliki keteduhan yang sama,
Walaupun tanpa aku di hadapanmu?
Apakah senyummu masih memiliki kehangatan seperti
secangkir kopi pagi hari,
atau malah terasa pahit dan kelam tanpa kuseduh?
Semua jawaban milikmu sekarang,
Aku ingin menjadi paling rahasia dalam kata maupun doa
Ketika engkau menjatuhkan air mata
Ketika engkau jatuh cinta
Selamat jatuh cinta dalam cinta yang sederhana hanya berdua
————————————-
A LOVE SERENADE
I am the flutter of a lash that falls upon your eyelid
I am a drop of water tracing down your temple
I am a letter you can spell in everything
you dare to name as love
I am the untouched space, hidden in kilometers
you dare to name as love
You are a masterpiece of complexity
You are my simplest joy
You are the longing tangled within me
You are the happiness of love, as it is
If ever a question arises about this serenade of yearning,
Do your eyes—wherever they may be,
in some unknown world—
still hold the same calm,
even without me before them?
Does your smile still carry the warmth
of a morning cup of coffee,
or has it turned bitter and dim without my brewing?
All answers now belong to you
I wish to be the most secret of words and prayers
When you shed a tear
When you fall in love
May you fall in love
in a simple love—just the two of us
Author: Rayhanah Azzahra
Translated by Poetry Prairie
Rayhanah Azzahra. Lahir di Bandar Lampung pada tahun 1995. Ia adalah alumni MAN 2 Kota Serang. Saat ini tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Sedari duduk di bangku Sekolah Dasar sudah menyukai karya sastra seperti puisi dan pernah memenangkan lomba baca dan cipta puisi. Sedangkan sewaktu SMP, banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan organisasi dan menjabat sebagai Ketua OSIS. Berlanjut ketika SMA, tidak bosan-bosannya mengikuti kegiatan organisasi yaitu Pramuka. Pada organisasi inilah ia terlatih mentalnya
untuk bersikap dewasa dan disiplin waktu. Saat ini berdomisili di Kota Malang.