Nyanyian Kesedihan

(Peristiwa Tragis)

aku membayangkan betapa hari ke hari berikutnya begitu dingin
bukan sebab ingin yang melayang-layang di pikiran
tetapi, keputusan yang tegas dan pas
di bulan Agustus

aku nikmati haus dan lapar
dengan waktu yang makin menghempas
di dada seorang Ibu
yang melahirkan, yang merawat, dan membesarkanku

aku tahan lapar
aku menahan memar
sampai pada batas

Darmakradenan, Agustus 2018

Penulis: Yanwi Mudrikah

Advertisements

Kembali ke Rumah Cahaya

bukan gadis yang kau kejar
apalagi rasa lapar
tetapi,
kau kembali ke rumah cahaya
hingga menyala
seluruh tubuh

ruh-mu menyala
ke lubuk
ke lamuk
tak ada kata ‘mengamuk’

kembalilah para pencinta
kepada cahaya

lenyaplah
dari huru-hara dunia
dan prahara
di deretan jarum
dan benang dunia

kembalilah ke rumah cahaya

Darmakradenan, 2018

Penulis: Yanwi Mudrikah