Bengkel Sastra Maluku “Nusa Laut”


Pulau-pulau kecil di Maluku bukan sekadar titik-titik geografis yang terpisah. Mereka terhubung membentuk satu ruang hidup, bukan ruang kosong atau tumpukan benda mati yang menunggu dieksploitasi. Ruang hidup itu harus  kita jaga, rawat, dan hormati.

Kerusakan-kerusakan akibat eksploitasi di pulau-pulau kecil bukan perkara sepele. Ini adalah persoalan penting dan mendesak untuk dibicarakan—karena di sinilah tanah kita, tubuh kita, dan masa depan kita tumbuh.

Kehidupan masyarakat pesisir sering luput dari perhatian negara. Mereka yang hidup berdampingan dengan laut dan tanah, kerap dipinggirkan—dipaksa menjadi buruh di tanah sendiri, tanpa perlindungan, tanpa pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak. Perjuangan ini bukan hanya tentang menolak eksploitasi tambang—ini tentang mempertahankan rumah, menjaga kehidupan, dan memastikan suara dari pulau-pulau kecil tidak tenggelam.

Bengkel Sastra Maluku & Jazirah—Timur Labuhan Kata berkolaborasi menyelenggarakan Konspirasi Puisi Volume 15 dengan tajuk ‘Nusa Laut’ pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 di halaman Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku pukul 19.00 hingga selesai. Puisi-puisi akan dilantangkan untuk membebaskan laut, hutan, tanah—penyair dan kata-katanya akan melarungkan doa & mantra bagi orang-orang yang menderita & terpinggirkan.

Mari berpuisi

Bengkel Sastra Maluku

Leave a comment