Merayakan Sastra, Budaya, dan Percakapan Global
Setiap tahun, Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) menghadirkan salah satu perayaan sastra paling bergengsi di Asia Tenggara. Diselenggarakan di jantung budaya Bali, festival ini mempertemukan penulis, penyair, jurnalis, seniman, akademisi, dan pembaca dari berbagai negara dalam sebuah ruang yang merayakan kekuatan kata, gagasan, dan dialog lintas budaya.
Edisi 2026 akan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Ubud, Bali. Tahun ini, festival mengusung tema Samarasā: Awareness. Empathy. Action. Tema yang terinspirasi dari filosofi Sanskerta tersebut mengajak setiap peserta untuk membangun kesadaran terhadap dunia di sekitarnya, menumbuhkan empati kepada sesama, serta mewujudkannya dalam tindakan nyata melalui sastra, seni, dan percakapan yang bermakna.
Selama lima hari penyelenggaraan, UWRF 2026 menghadirkan lebih dari 150 penulis, pemikir, dan seniman dari Indonesia maupun mancanegara. Festival ini dirancang sebagai ruang bertukar ide sekaligus perayaan kreativitas yang terbuka bagi siapa pun yang mencintai literasi.
Rangkaian Acara
Pengunjung dapat mengikuti beragam kegiatan, antara lain:
– Diskusi panel mengenai sastra, budaya, isu sosial, sejarah, lingkungan, hingga perkembangan dunia penerbitan.
– In Conversation, sesi dialog mendalam bersama penulis dan tokoh inspiratif.
– Book Launches, peluncuran buku-buku terbaru dari penulis Indonesia dan internasional.
– Poetry Readings & Spoken Word, pembacaan puisi dan pertunjukan sastra yang menghadirkan pengalaman literer secara langsung.
– Writing Workshops, lokakarya menulis fiksi, nonfiksi, puisi, memoar, dan penerjemahan.
– Literary Lunches & Special Events, pertemuan santai antara pembaca dan penulis dalam suasana khas Ubud.
– Film Screenings, pemutaran film yang berkaitan dengan sastra, budaya, dan isu kemanusiaan.
– Live Music & Cultural Performances, pertunjukan musik dan seni tradisional yang melengkapi pengalaman festival.
– Emerging Writers Program, program yang memperkenalkan penulis-penulis berbakat Indonesia kepada pembaca dan industri penerbitan.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2004, Ubud Writers & Readers Festival telah berkembang menjadi salah satu festival sastra paling berpengaruh di dunia. Lebih dari sekadar agenda tahunan, festival ini menjadi ruang bagi lahirnya gagasan baru, kolaborasi lintas budaya, serta percakapan yang memperkaya pemahaman tentang kemanusiaan melalui sastra.
Bagi penulis, pembaca, maupun pencinta budaya, UWRF bukan hanya tempat untuk bertemu tokoh-tokoh inspiratif, tetapi juga kesempatan untuk merasakan bagaimana kata-kata mampu membangun jembatan antara berbagai bangsa, bahasa, dan pengalaman hidup.
Kirim Puisi Poetry Prairie
Discover more from Poetry Prairie
Subscribe to get the latest posts sent to your email.