Selendang Sulaiman

Selendang Sulaiman. Lahir di Sumenep, Madura 18 Oktober 1989. Puisi-puisinya tersiar di berbagai media massa seperti: Kedaulatan Rakyat, Seputar Indonesia, Indopos, Suara karya, Minggu Pagi, Riau Pos, Metro Riau, Merapi, Padang Ekspres, Lampung Post, Radar Surabaya, Majalah Sagang, Majalah Sarbi, Jurnal Sastra Santarang dll. Antologi Puisi bersamanya; Mazhab Kutub (Pustaka Pujangga 2010), 50 Penyair Membaca Jogja; Suluk Mataram (MP 2011), Satu Kata Istimewa (Ombak 2012). Di Pangkuan Jogja (2013) Lintang Panjer Wengi di Langit Jogja (Pesan Trend Ilmu Giri, 2014), Ayat-ayat Selat Sekat (Antologi Puisi Riau Pos, 2014), Bersepeda Ke Bulan (Hari Puisi Indo Pos, 2014), Bendera Putih untuk Tuhan (Antologi Puisi Riau Pos, 2014), dsb. Kini bermukim di Yogyakarta dan mengelola Komunitas Sastra Rudal Yogyakarta.
Ia meraih puisi terbaik dalam Poetry Prairie Literature Journal #1 (Mekarnya Kehidupan) dan termasuk 3 puisi pilihan dalam Poetry Prairie Literature Journal #3 (Perayaan Cinta).

Judul Puisi:

Autobiografi Tanah Merah

Madah Perkawinan

Advertisements