Ubud Writers & Readers Festival – 2017

Festival sastra internasional akan kembali digelar di Ubud, sentral seni dan budaya Pulau Bali. Festival bertajuk “Ubud Writers and Readers Festival” ini merupakan perayaan sastra tahunan yang telah diselenggarakan sejak tahun 2003 oleh penggagasnya, Janet DeNeefe.

Di tahun 2017 ini UWRF akan memasuki tahun ke-14 yang mencatatkan sejarah panjang geliat sastra Indonesia dan dunia. UWRF 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 25-29 Oktober 2017. Dan di acara tahun ini, UWRF akan mengusung tema ‘Origins’, atau ‘asal muasal’.

Sebuah filosofi Hindu yang berbunyi ‘Sangkan Paraning Dumadi’, merupakan dasar dari tema terpilih ini. ‘Sangkan Paraning Dumadi’ adalah sebuah ajaran hidup mengenai asal dan tujuan manusia, sebuah lingkaran kehidupan di mana tiap-tiap manusia akan berpulang ke asal mereka masing-masing.

Tema UWRF di tahun 2016 lalu adalah ‘Tat Tvam Asi’ atau ‘Aku adalah engkau, engkau adalah aku’, yang merupakan sebuah ajakan toleransi dan koneksi antar manusia. Sedangkan tema ‘Origins’ di tahun 2017 ini adalah sebuah ajakan untuk memperluas toleransi dan empati tidak hanya kepada individu lainnya, namun juga kepada semesta alam.

Tema ‘Origins’ akan membentangkan tajuk-tajuk besar yang selama ini telah memengaruhi dan membentuk kehidupan kita, mulai dari politik hingga teknologi, dan lingkungan hingga spiritual. Selama lima hari penyelanggaraannya, UWRF akan mengajak para pengunjungnya untuk mempertimbangkan kembali asal muasal dari elemen-elemen yang membentuk kita sebagai manusia, hal-hal yang kita bawa sepanjang hidup, dan hal-hal yang mengingatkan kita untuk ‘pulang’.

Dengan tema ini UWRF ingin membuka sebuah perspektif dan pandangan akan dunia luas, serta tidak terlalu mementingkan individualisme. UWRF juga menunjukkan pada pengunjungnya bahwa menciptakan sebuah perubahan adalah hal yang dapat dilakukan. Bila kita tidak lagi dibatasi oleh sudut pandang sebagai individu, maka kita akan sadar dan terbuka akan lingkungan sekitar serta tanggung jawab, dan memiliki daya untuk membuat sebuah perubahan.

Selain sebagai wadah untuk membawa sastra dan seni Indonesia ke dunia internasional, Festival ini juga adalah wadah untuk mengenali isu-isu besar yang selama ini mengelilingi kehidupan kita. Setelah membawa lebih dari 160 pembicara dari 23 negara di tahun 2016 lalu, UWRF semakin menjejakkan posisinya sebagai kancah pertemuan kisah dan inspirasi besar dunia, baik individu maupun komunitas, dan sebagai Festival sastra terbesar di Asia Tenggara.

PROGRAM

Peluncuran Buku (Selengkapnya)

Untuk informasi lebih lanjut:

www.ubudwritersfestival.com

Advertisements