Puisi Kehabisan Kata (25 Februari 2018)

Sastrawan, penyair, penulis cerita menggunakan sastra sebagai media ungkap karyanya dengan merangkai kata-kata secara baik dan indah serta naratif (bercerita) untuk menyampaikan pesan tersiratnya atau terkadang hanya ingin memberi impresi saja.

Maka Aktor menggunakan tubuh sebagai media ungkapnya, sebagai suatu varasi visual yang nilainya setara dengan sastra yg digunakan oleh penyair dan sastrawan sebagai media ungkapnya.

Narasi visual tersebut muncul ketika tubuh dikendalikan secara teratur oleh aktor dengan saling memberikan aksi reaksi sehingga tubuh secara tidak langsung memberi pengertian kepada khalayak tanpa bersusah payah berbicara. Kami menampilkan Sastra secara naratif dengan tubuh.

“KORAN” bercerita situasi kehidupan sepasang Boneka. Mereka hidup dan saling berinteraksi, saling kenal, saling ingin tahu dan saling suka tidak suka.

“TALI” memberikan narasi tentang 2 kehidupan yang nampak berhubungan tetapi sebenarnya tidak saling berhubungan. Seperti menikmati puisi mantra.

“KURSI” memberikan sebuah pernyataan bahwa kita semua bersiap untuk mati pada akhirnya. Namun hidup terus mempermainkan kita.

Puisi Kehabisan Kata oleh Sena Didi Mime dapat disaksikan di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 25 Februari 2018 pukul 15:00 WIB.

Untuk reservasi: https://www.indonesiakaya.com/galeri-indonesia-kaya/reservasi

Advertisements