Hari Musik Balada (30 November – 1 Desember 2018)

*Pemusik Balada* sebut saja sebagai sosok *Homo Faboulan*, seseorang yang senang bercerita, bertutur lewat musik, dengan nada, dengan puisi, dengan narasi sederhana yang lebih pas dan diperkirakan mengena secara estetika dan kemerduan bunyi musik lainnya. Kemudian ia, mereka, kelompok ini terlahir dan besar di satu tempat tertentu, apalah lagi memang tumbuh besar di kota sebesar *Bandung* ini. Kota yang juga menghadirkan kompleksitas persoalan kota. Dari kemacetan hingga persoalan penduduk yang membludak. Jika memang para pemusik balada ini memiliki *komitmen sosial* serta fokus interest terhadap realitas sosial yang ada, maka kepekaan nurani di atas rata-rata menjadi satu keniscayaan, diharapakan tentu saja pemusik balada sudah membawa gagasan yang luar biasa untuk ditawarkan pada khalayak banyak. Karenanya, pada Komunitas Balada; *Manjing Manjang* merasa hal ini penting dan wajib menghadirkan satu gerakan, semacam perayaan *Hari Musik Balada* sebagai upaya penguatan kisahan untuk membantu diri dan warga sekitar mengenal persoalan yang berlesatan di sekitar lingkungan kita. Oleh karena itu, insyaallah akan digelar perayaan Hari Musik Balada, pada;

1. *Jumat 30 November, mulai jam 13.00 s.d 22.30*

2. *Sabtu, 1 Desember 2018, mulai jam 09.00 s.d 22.00*

bertempat di *Bandung Creative Hub* Jalan Laswi, Bandung. Dengan menampilkan para penyair dan para pemusik balada, dari segala kalangan dan konsep bermusik serta tema lagu yang beragam. Dengan penuh suka cita dan rasa bangga, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menghadiri dan mengapresiasi pada agenda yang akan kami gulirkan ini. Nyata hadirmu akan jadi energi besar. Salam balada, salam hidup paling bersahaja. *Peka. Reka dan Merdeka!* .
Advertisements